Breaking News:

Fahri Hamzah Bikin Surat Terbuka Buat Jokowi: KPK Adalah Beban Bangsa Ini

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kembali menyoroti kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: ade mayasanto
tribunnews.com
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kembali menyoroti kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Fahri dikenal lantang mengkritik KPK.

Ia sempat mengusulkan hak angket (hak penyelidikan) terhadap kasus KTP elektronik (e-KTP) dan mendesak Ketua KPK Agus Rahardjo mundur dari jabatannya.

Kini, Fahri menyebut banyak pihak yang terintimidasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Intimidasi Bawaslu dan KPU

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (tengah)
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (tengah) (TribunJakarta.com/Erlina F Santika)

Fahri Hamzah mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) merupakan lembaga yang kerap mendapat intimidasi dari KPK.

"KPU dan Bawaslu harus keukeuh. Karena KPU dalam hal ini adalah KPU yang terintimidasi. Dan saya ingin mengatakan, semua terintimidasi di negara ini. Siapa yang tak terintimidasi oleh KPK?" tanya Fahri Hamzah dalam diskusi yang bertajuk "Polemik PKPU (Caleg Koruptor dan Calon DPO)" di Media Centre DPR RI, Senayan, Selasa (4/9/2018).

Ia menduga ada peran KPK dalam surat edaran KPU pusat ke KPU daerah terkait penundaan atas putusan Bawaslu terhadap bakal calon anggota legislatif mantan narapidana korupsi.

Tak hanya itu, Fahri Hamzah juga menjelaskan beberapa kejadian yang melibatkan petugas KPK.

Fahri Hamzah menuturkan pernah mendapat laporan dari imigrasi bandara saat petugas KPK berada di bandara dan sedang mengantre.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved