Breaking News:

JPO Dinilai Lebih Aman Ketimbang Pelican Crossing, Pengamat Kebijakan Publik Kritik Kebijakan Anies

"Selama ini gubernur dari jaman Foke (Fauzi Bowo) sampai Pak Ahok juga menetapkan JPO sebagai solusi untuk menempatkan para penyeberang jalan,"

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melintas di pelican cross Bank Indonesia Jakarta Pusat yang terintegrasi dengan halte Transjakarta Selasa, (4/9/2018) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana akan membuat pelican crossing untuk menggantikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di berbagai ruas jalan Ibu Kota.

Tak hanya di persimpangan jalan sekitar Bundaran HI, Anies baru saja meresmikan pelican crossing yang terintegrasi dengan halte Transjakarta di kawasan Bank Indonesia Jakarta Pusat.

Dengan adanya pelican crossing tersebut, para pengguna jalan bisa menyeberang dan langsung naik ke halte Transjakarta lewat ramp yang disediakan sehingga tak perlu naik tangga penyeberangan.

Namun, kebijakan ini nampaknya menuai kritik dari beberapa pihak. Seperti Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah misalnya.

Trubus menilai, penggunaan JPO sebenarnya lebih efektif dibandingkan pelican crossing.

Ini sebabnya penggunaan JPO terus dikedepankan di era kepemimpinan Fauzi Bowo hingga Ahok.

"Selama ini gubernur dari jaman Foke (Fauzi Bowo) sampai Pak Ahok juga menetapkan JPO sebagai solusi untuk menempatkan para penyeberang jalan pada tempat yang semestinya. Karena di berbagai negara dan kota-kota besarnya juga disediakan seperti itu," kata Trubus saat dihubungi Rabu, (5/9/2018).

Trubus mencontohkan, di berbagai negara maju pelican crossing hanya digunakan di beberapa jalan yang bukan merupakan dari jalan protokol saja.

Tepatnya di beberapa jalan yang memiliki tingkat kepadatan yang relatif rendah sehingga tak menyebabkan macet.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved