Terobos Palang Pintu, Pengamen di Depok Tewas Tersambar Kereta

Asep (17) tewas tersambar KRL Commuter Line di perlintasan sebidang di Jalan Dewi Sartika, Depok, Selasa (4/9/2018) malam.

Terobos Palang Pintu, Pengamen di Depok Tewas Tersambar Kereta
Tribun Jakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
ILUSTRASI: Pengendara sepeda motor terobos palang pintu kereta api di dekat Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2018) Tribun Jakarta.com/Jaisy Rahman Tohir 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Asep (17) tewas tersambar KRL Commuter Line di perlintasan sebidang di Jalan Dewi Sartika, Depok, Selasa (4/9/2018) malam. 

Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor mengatakan pengamen itu tertabrak saat hendak menyeberang dari arah barat.

Meski palang sudah tertutup dan sudah diperingati opetugas jaga palang perlintasan serta warga sekitar, Asep tetap nekat menyeberang.

"Pas korban mau menyeberang itu sudah diperingati oleh petugas jaga, tapi dia enggak mendengar suara peluit dan peringatan warga sekitar. Pas menyeberang itu melintas kereta ke arah Jakarta lalu menabraknya," kata Roni di Pancoran Mas, Depok, Rabu (5/9/2018).

Roni menuturkan, setelah mendapat kabar Asep meninggal, pihak keluarga bergegas mendatangi lokasi kejadian.

Didampingi pihak keluarga, jenazah warga Kampung Lio RT 01/RW 19 Kelurahan Depok, Pancoran Mas itu dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani visum.

Hengki (40) seorang pemilik warung yang berada dekat lokasi kejadian menyebut Asep mengalami luka cukup parah di bagian kepala dan kaki.

"Kepala sama kakinya itu luka. Memang sempat diteriakin sama petugas jaga dan warga, tapi mungkin karena dia enggak dengar jadi ketabrak kereta api," ujar Hengki.

Penulis: Bima Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved