Breaking News:

Kasus Terorisme

LPSK Berikan Rp 1,6 Miliar Dana Kompenasasi untuk 17 Orang Korban Aksi Terorisme

Mereka yang mendapatkan dana kompensasi diantaranya korban aksi bom Thamrin, Kampung Melayu, dan penyerangan Mapolda Sumatera Utara (Sumut).

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Menkopolhukam Wiranto menyerahkan dana kompensasi kepada para korban aksi terorisme di Thamrin, Kampung Melayu, dan Mapolda Sumut saat meresmikan Gedung LPSK yang terletak di Jalan Raya Bogor KM 24, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (6/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan dana kompensasi kepada 17 orang korban terorisme di sejumlah daerah di Indonesia.

Mereka yang mendapatkan dana kompensasi diantaranya korban aksi Bom Thamrin, Kampung Melayu, dan penyerangan Polda Sumatera Utara (Sumut).

Total ganti rugi yang akan diserahkan kepada 17 orang tersebut yaitu sebesar Rp 1,6 miliar dengan perincian Rp 814 juta untuk korban bom Thamrin, Rp 202 juta untuk korban teror bom Kampung Melayu, dan Rp 611 juta untuk korban serangan terorisme di Mapolda Sumut.

Menurut Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai, pemberian ganti rugi ini merupakan kali kedua seorang korban terorisme mendapatkan kompensasi dari pemerintah melalui LPSK.

"Korban pelanggaran HAM berat dan terorisme berhak mendapatkan kompensasi dari pemerintah, ini kedua kalinya, sebelumnya pemberian kompensasi diberikan kepada korban terorisme di Samarinda," ucap Abdul Haris dalam sambutannya, Kamis (6/9/2018).

Sementara itu, Denny, korban selamat bom Thamrin mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada pemerintah yang telah mendampingi para korban teror sejak masa kritis di rumah sakit hingga pengurusan kompensasi, serta pemulihan psikologi untuk para korban selamat.

Dalam kesempatan ini, ia juga berharap kepada pemerintah untuk terus memberikan yang terbaik bagi para korban aksi teror agar mereka dapat benar-benar pulih dari peristiwa tragis yang dialaminya.

"Harapan saya kepada pemerintah agar para korban mendapatkan penanganan di masa kritis yang lebih baik lagi, juga setelah itu diberikan fasilitas berobat jalan di tempat yang ditunjuk pemerintah," ujarnya di Gedung LPSK, Ciracas, Jakarts Timur.

"Selain itu, saya harap pemberian kompensasi kepada korban juga dipermudah, tidak harus melalui pengadilan serta korban tolong di bantu untuk masalah pekerjaan karena kalau sudah cacat akan dikeluarkan dari pekerjaanya," tambahnya.

Penyerahan dana kompensasi kepada sejumlah korban aksi terorisme ini sendiri dilakukan secara simbolis oleh Menteri Koordinasi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto.

Dalam sambutannya, Wiranto menyampaikan apresiasi yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada LPSK yang telah mewujudkan misi pemerintah dalam memberikan kompensasi kepada korban tindak kejahatan, khususnya aksi terorisme.

"Kalau dilihat dari nilai nominalnya memang tak sepada dengan yang dirasakan korban, tapi paling tidak ini bukti kesungguhan pemerintah dalam memperhatikan para korban," kata Wiranto.

Pantauan TribunJakarta.com, para korban secara bergantian menerima giant cek yang diberikan oleh Wiranto sebagai simbolisasi penyerahan dana kompensasi dari pemerintah kepada mereka.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved