Pemadaman Listrik Bergilir di Wilayah Bekasi Masih Terjadi Hingga Hari ini

Pemadaman dilakukan imbas dari ganguan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton di Probolinggo

Pemadaman Listrik Bergilir di Wilayah Bekasi Masih Terjadi Hingga Hari ini
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Traffic light di Jalan Mayor M Hasibuan perempatan jalan Kartini padam akibat pemadaman listrik serentak PLN, Rabu (5/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemadaman listrik bergilir di wilayah Bekasi masih terjadi hingga hari ini, Kamis (6/9/2018).

Pemadaman dilakukan imbas dari ganguan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton di Probolinggo.

Asisten Manajer Perencanaan PT PLN (Persero) Area Bekasi, Yudho Rahadianto mengatakan, hingga saat ini proses sinkronisasi masih berlangsung ke sistem Jawa-Bali.

Akibatnya pasokan listrik di sejumlah wilayah termasuk Bekasi mengalami pemadaman secara bergilir.

Kondisi pemadaman listrik sudah terjadi sejak kamarin, Rabu 5 September 2018, sejumlah wilayah termasuk Traffic Light di beberapa titik di Kota Bekasi padam.

"Sampai saat ini masih dalam tahap pemilihan," kata Yudho, Selasa (6/8/2018).

Sederet Fakta Film The Nun: Pengakuan Sutradara, Cerita Benteng Tua Rumania hingga Wujud Asli Valak

Pemadaman juga bukan hanya berlaku pada pasokan listrik perumahan, sejumlah kantor bahkan Stasiun Bekasi sempat mengalami pemadaman, Rabu (5/9/2018), pukul 19.00 WIB kemarin, pada sistem kelistrikan lokalnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah wilayah yang hari ini mengalami pemadaman terjadi di kawasan Kelurahan Bojong Rawalumbu.

Menurut warga bernama Karsim, pemadaman sempat terjadi selama dua jam dimulai pada pukul 10.00 WIB.

"Kira-kira dua jam padam dari jam 10 pagi," kata Karsim.

Pemadaman juga sempat dilaporkan terjadi di kawasan Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu. Rini warga Perumahan Griya Puspa Indah mengatakan, pemadaman terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dan berlangsung selama dua jam.

"Siang tadi ada kira-kira dua jam mati lampu," ungkap Rini.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved