Terduga Teroris Penyerang Polantas Cirebon Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Menurut Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) TPU Pondok Ranggon Marton Sinaga, jenazah yang dimakamkan tersebut atas nama Rajendra Sulistyanto.

Terduga Teroris Penyerang Polantas Cirebon Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Proses pemakaman terduga teroris yang ikut dalam penyerangan terhadap dua anggota polantas di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (6/9/2018).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Satu jenazah terduga teroris yang terlibat dalam penyerangan dua anggota Polantas di KM 224 Tol Kanci-Pejagan hari ini dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Menurut Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) TPU Pondok Ranggon Marton Sinaga, jenazah yang dimakamkan tersebut atas nama Rajendra Sulistyanto.

"Hari ini kami terima satu jenazah terduga teroris yang dimakamkan disini, jenazah tersebut atas nama Rajendra Sulityanto," ucapnya saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Kamis (6/9/2018).

Marton menambahkan, jenazah tersebut dimakamkan di Blok AA1 Blad 060, Komplek Pemakaman TPU Pondok Ranggon.

"Lokasi pemakaman ada di Blok AA1 Blad 060," ujarnya.

Dikabarkan Bakal Nikahi Eks Pengawal Veronica, Ini Sederet Wanita yang Dikaitkan Dekat dengan Ahok

Peserta Indonesian Idol Junior Buat Rossa Merinding hingga Maia Estianty Banting Benda di Mejanya

Trending 1 di YouTube, Peserta Idol Junior Buat Rossa Teteskan Air Mata, Maia Justru Minta Topi

Seperti diketahui, Rajendra Sulistyanto dan Ica Ardeboran terpaksa ditembak mati lantaran melawan petugas saat disergap di dekat kandang ayam RT 03 RW 13, Desa Kalisalak, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Senin (3/9/2018) sekira pukul 09.30 WIB.

Mereka diketahui terlibat dalam penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap dua anggota Polantas di Tol Kanci-Pejagan KM 224 pada 24 Agustus 2018 silam.

Kedua anggota Polantas tersebut bernama Ipda (anumerta) Dodon Kusgiantoro dan Aiptu Widi Harjana, keduanya tertembus peluru yang dilepaskan oleh pelaku.

Sempat mendapat perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati, Ipda (anumerta) Dodon meninggal dunia pada Selasa (28/8/2018) yang lalu.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved