BNN Musnahkan 22,2 Kg Sabu 20 Ribu Ekstasi dan Ratusan Kg Ganja Hasil Pengungkapan Dua Bulan

22,23 kilogram sabu, 24.819 butir MDMA/ekstasi, 6,12 Kg prekursor berbentuk serbuk, 201,7 Kg ganja, dan 37,4 liter prekursor cair dimusnahkan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Deputi Pemberantas Irjen Pol Arman Depari menjelaskan barang bukti apa saja yang akan dimusnahkan dalam pemusnahaan ini, Jumat (8/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Badan Narkotika Nasional (BNN) musnahkan barang bukti narkotika dari 10 kali ungkap kasus yang dilakukan selama bulan Juni hingga awal Agustus 2018 di Kantor BNN, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Total, sebanyak 22,23 kilogram sabu, 24.819 butir MDMA/ekstasi, 6,12 kilogram prekursor berbentuk serbuk, 201,7 kilogram ganja, dan 37,4 liter prekursor cair dimusnahkan dalam pemusnahan ini.

"Barang bukti yang dimusnahakan hari ini berasal dari 10 pengungkapan kasus dengan berbagai modus operandi dari beberapa jaringan," ucap Kepala BNN Komjen Pol Hery Winarko, Jumat (7/9/2018).

Dari 10 ungkap kasus tersebut sebanyak 21 orang diamankan dan satu orang masih dalam pencarian petugas.

"Dari seluruh kasus yany berhasil diungkap menggunakan berbagai modus operandi, diantaranya menggunakam jasa oengiriman dengan jumlah kecil untuk mengurangi tingginya hukuman jika tertangkap," ujarnya.

"Beberapa kasus juga dikendalikan oleh napi yang mendekam di Lapas Klas 1 Cipinang dan Lapas Klas 1 Tangerang," tambahnya.

Ungkap kasus pertama terjadi di BTN Griya Pesona Lembang, Majene, Sulawesi Barat pada hari Senin (9/7/2018) yang lalu.

"Berdasarkan informasi dsri masyarakat kami menggerebek sebuah rumah yang diduga sebagai tempat produksi sabu," kata Heru.

Dari penggerebekan ini, petugas mengamankan empat orang tersangka, yaitu SW alias Wahyu (29), JU (44), HA (42), dan seorang wanita berinisal LL alias Lubis (55).

Petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa bahan prekursor cair sebanyak 37.720 mililiter dan prekursor serbuk seberat 6.170 gram.

"Kasus kedua, BNN mengamankan 2.932 butir ekstasi asal Prancis yang dikirim melalui jasa pos," ucap dia.

Dalam ungkap kasus kedua ini, petugas mengamankan FS pada Sabtu (2/6/2018) sekira pukul 10.30 WIB saat tersangka mrngambil paket ekstasi tersebut di Kantor Pos Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Kemudian, pada ungkap kasus ketiga BNN mengamankan tersangka IL (32) pada Selasa (12/6/2018) seorang petugas pos mengantarkan pake ekstasi siap edar asal Belgia di depan Perumahan Griya Cinere 2, Depok, Jawa Barat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved