Nilai Tukar Rupiah Anjlok, Pemilik Toko Elektronik di Jatinegara Sepi Pembeli

Lemahnya nilai tukar rupiah atas dolar AS hingga sempat menembus angka Rp 15 ribu berimbas pada menurunnya omzet pengusaha toko elektronik.

Nilai Tukar Rupiah Anjlok, Pemilik Toko Elektronik di Jatinegara Sepi Pembeli
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Salah satu elektronik yang ada di kawasan Kramat Jati, melemahnya nilai tukar rupiah berimbas pada kenaikan harga sejumlah barang elektronik sehingga omzet pedagang terus mengalami penurunan, Rabu (5/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Lemahnya nilai tukar rupiah atas dolar AS hingga sempat menembus angka Rp 15 ribu berimbas pada menurunnya omzet pengusaha toko elektronik.

Beberapa toko elektronik yang ada di kawasan Pasar Jatinegara, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kevin (38), salah satu pemilik toko elektronik di Jatinegara mengaku bahwa jumlah pembeli di tempatnya menurun, sejak seminggu yang lalu.

"Dari heboh dollar naik, tidak tahu kenapa ikut-ikutan sepi yang beli. Jadi buat tutup pengeluaran, beberapa barang ada yang dinaikkin harganya," ujar Kevin, Jumat (7/9/2018).

Ia menjelaskan, barang elektronik yang mengalami kenaikan harga barang yang berukuran sedang ke besar, seperti kulkas, mesin cuci, dan AC.

"Untuk kipas, setrika, blender tidak dinaikkan harganya. Takutnya barang yang kecil begini dinaikkan, makin sedikit yang beli ke sini," ujar Kevin.

Yanto, pemilik toko elektronik lainnya juga mengamini, bahwa dalam dalam minggu terakhir toko-toko elektronik yang berada di kawasan Jatinegara sepi pembeli.

Namun, menurutnya lemahnya nilai tukar rupiah saat ini bukanlah penyebab menurunnya jumlah pembeli ke tempatnya.

"Rupiah turun sekarang menurut saya masih aman, tidak kaya krisis atau apa. Sepertinya memang barang elektronik lagi tidak banyak dicari orang, makanya sepi," ujar Yanto.

Meski begitu, para pemilik toko elektronik berharap pemerintah dapat mengatasi nilai tukar rupiah yang melemah saat ini. Karena jika terus seperti ini, dampaknya akan mulai terasa di semua pedagang.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved