Gejolak Rupiah

Selain Rupiah Melemah, Penjual Mobil Bekas Menjerit Keluhkan Menurunnya Daya Beli

"Omzet hampir turun 50 persen, sekarang lagi sepi banget peminat mobil bekas," kata Insan.

Selain Rupiah Melemah, Penjual Mobil Bekas Menjerit Keluhkan Menurunnya Daya Beli
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Sejumlah kendaraan yang dipamerkan disebuah tempat penjualan mobil bekas yang terletak di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (9/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Atya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Sejumlah pedagang mobil bekas di sepanjang Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur menjerit.

Mereka mengeluhkan menurunnya daya beli masyarakat lantaran nilai tukar rupiah yang terus melemah sehingga pendapatan mereka menurun drastis.

"Kalau untuk pembeli ada penurunan dibandingkan sebelumnya, rupiah melemah sepertinya turut mempengaruhi daya beli masyarakat," ucap Singgih (27), penjual mobil bekas saat dijumpai TribunJakarta.com, Minggu (9/9/2018).

Ia menerangkan, penurunan pembeli ini sudah terasa sejak bulan Agustus dan mempengaruhi omzet yang ia dapat hingga mencapai 45 persen.

"Penurunan pembeli sudah sejak Agustus kemarin, omzet juga jadi turun sekira 45 persen," ujarnya.

Hal yang sama juga dikeluhkan oleh Insan (43), pedagang mobil bekas lainnya, ia mengeluhkan penurunan omzet yang cukup besar lantaran sepinya pembeli.

"Omzet hampir turun 50 persen, sekarang lagi sepi banget peminat mobil bekas," kata Insan.

Dikatakan Insan, penurunan peminat mobil bekas sudah terasa sejak tiga bulan belakangan ini.

"Sudah tiga bulanan ini sepi, bulan lalu saja hanya terjual dua, bulan ini malah belum terjual sama sekali," ucapnya mengeluh.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved