Agus Nekat Bunuh Diri di Pasar Kramat Jati dengan Minum Obat Batuk

Diduga mabuk obat batuk secara berlebihan, Agus (32) nekat bunuh diri melompat dari lantai dua Pasar Induk Kramat Jati.

Istimewa
ilustrasi melompat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Diduga mabuk obat batuk secara berlebihan, Agus (32) nekat bunuh diri melompat dari lantai dua Gedung Pengelola Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

EF (30), pedagang di Pasar Induk mengaku, kerap kali melihat Agus mengkonsumsi obat batuk secara berlebih hingga kehilangan kesadaran.

"Setiap hari sering beli obat batuk sasetan, diminum buat mabuk, efeknya ya gitu hilang kesadaran," ucapnya saat ditemui awak media, Senin (10/9/2018).

Dikatakan EF, dalam sehari Agus bisa mengkonsumsi 10 saset obat batuk sehingga korban sering mengalami halusinasi dan melakukan hal-hal di luar kewajaran.

"Sebelum melompat dia sempat teriak enggak jelas kan, orang sini sudah enggak heran, tapi kami enggak menyangka kalau dia melompat," ujarnya.

Untuk diketahui, obat batuk sendiri mengandung Dekstrometrofan yang bila dikonsumsi berlebih dapat mengakibatkan halusinasi.

Seperti diwartakan TribunJakarta.com, Agus melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat dari lantai dua Gedung Pengelola Pasar Induk Kramat Jati pada Minggu (9/9/2018) siang sekira pukul 14.00 WIB.

Diketahui, sebelum mencoba bunuh diri, seorang saksi bernama Fadullah sempat melihat Agus berteriak tidak jelas dari lantai dua Gedung Pengelola Pasar Induk Kramat Jati.

Sempat ditegur oleh saksi agar Agus tak meludah atau melempar benda lainnya ke bawah, namun ternyata korban malah melompat dari gedung tersebut.

Ini merupakan kali ketiga Agus melakukan percobaan bunuh diri, sebelumnya percobaan pertama ia lakukan pada tahun 2017 dengan melompat dari lantai dua Gedung yang ada di belakang Pengelola Pasar Induk Kramat Jati.

Sementara, pada percobaan bunuh diri kedua, Agus mengikatkan petasan pada pahanya, kemudian menyalakan petasan tersebut.

Sudah tiga kali pria yang berprofesi sebagai pemulung sayur di Pasar Induk Kramat Jati ini mencoba bunuh diri, namun, ia selalu dapat lolos dari maut.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved