Jenazah Sejarawan Peter Kesanda Masih Diautopsi, Diduga Meninggal Tiga Hari Lalu

Saat ini jenazah Peter Kesanda masih proses autopsi oleh dokter Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Jenazah Sejarawan Peter Kesanda Masih Diautopsi, Diduga Meninggal Tiga Hari Lalu
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
kediaman Peter Kasenda di Perumahan Jatikramat Indah, RT 06/06, Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (10/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Kapolsek Pondok Gede, Kompol Suwari, memastikan saat ini jenazah Peter Kesanda masih proses autopsi oleh dokter Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Sementara belum ada keterangan dari rumah sakit, masih pemeriksaan dokter, nanti keluarga yang menghendaki," kata Suwari saat dikonfirmasi, Senin (10/9/2018).

Untuk proses pemakan, Suwari mengaku akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga. Namun sejauh ini dia belum bisa mengetahui akan dimakamkan di mana.

"Kita serahin aja ke keluarga, dari keluarga dirumah sakit, nanti kita serahin jenazahnya untuk dimakamkan," jelas dia.

Sejarawan sekaligus penulis buku-buku Bung Karno, Peter Kasenda (61), ditemukan meninggal di kediamannya di Jalan Bukit Permai, Perumahan Jatikramat Indah, RT 06/06, Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (10/9/2018).

Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengeluarkan bau tidak sedap. Diduga Peter Kasenda meninggal sejak tiga hari lalu dan tidak ada yang mengetahui.

Peter tinggal seorang diri di kediamannya, ia hanya memiliki satu orang adik yang tinggal cukup jauh dari tempat tinggalnya.

Selain aktif menulis buku-buku sejarah, Peter sebagai salah satu staf di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan mengajar di Universitas Bung Karno Jakarta.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved