Pelaku Pencurian di Jakarta Utara Klaim Curi Uang Korbannya untuk Beli Obat Diabetes

Kapolsek Metro Penjaringan AKBO Rachmat Sumekar menjelaskan, Zulkifli dan Masri merupakan komplotan pencuri yang berasal dari Palembang

Pelaku Pencurian di Jakarta Utara Klaim Curi Uang Korbannya untuk Beli Obat Diabetes
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Masri (kanan) dan Zulkifli di Mapolsek Metro Penjaringan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Masri (40), pelaku pencurian dengan modus menggemboskan mobil korbannya, mengaku melakukan aksinya untuk membeli obat sakit diabetes (gula) yang dideritanya.

Dirinya merupakan satu diantara dua orang yang berhasil ditangkap aparat Polsek Metro Penjaringan seusai menjalankan aksinya mencuri uang dari mobil nasabah Bank BCA Muara Karang. Selain Masri, polisi juga telah menangkap Zulkifli (43), sedangkan lima pelaku lainnya masih buron.

Masri mengaku terpaksa melakukan pencurian itu lantaran penghasilannya tak menentu. Pria kelahiran Palembang itu mengaku uang hasil kerjanya sebagai sopir gelap bandara masih kurang untuk membeli obat demi menyembuhkan penyakit gula yang dideritanya.

"Saya kerja sehari-hari jadi taksi gelap bandara. Ini hasilnya buat beli obat sakit gula," ujar Masri di Mapolsek Metro Penjaringan, Senin (10/9/2018).

Pria yang sekarang menetap di Jakarta itu mengaku penyakit gulanya itu sudah diderita selama beberapa tahun ini. Hingga kini, penyakit itu belum sembuh sehingga aksi pencurian terpaksa ia lakukan.

"Belum sembuh. Mau beli obat kerjaannya nggak netap," kata Masri.

Sementara itu, Zulkifli mengklaim bahwa ia tak mengetahui kunjungannya dari Palembang ke Jakarta berujung penangkapan terhadapnya.

Coach Teco Merasa Dirugikan Laga Borneo FC vs Persija Jakarta Dipindah ke Stadion Aji Imbut

Pria yang pernah dibui karena kasus serupa itu mengklaim bahwa dirinya dijebak oleh komplotan pencuri itu.

"Saya mau kerja di sini. Nggak tahu kalau mau kerja kayak gini," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved