Breaking News:

Sambut Tahun Baru Islam, Napi di Lapas Cipinang Doa Bersama dan Deklarasi Hapus Buta Huruf Al-Quran

"Insya Allah bertahap dan bergantian kami akan laksanakan sehingga program penghapusan buta huruf Al-Quran dapat tercipta di lapas," tambahnya.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Kapalas Andika berfoto bersama dua orang perwakilan warga binaan yang menerima Al-Quran tanda dimulainya program deklarasi hapus buta huruf Al-Quran di Lapas Klas 1 Cipinang, Jatinegera, Jakarta Timur, Senin (10/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Menyambut Tahun Baru Islam 1440 Hijriah yang akan jatuh pada Selasa (11/9/2018) besok, warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan tahanan beragaram Islam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) seluruh Indonesia melaksanakan doa bersama dan deklarasi hapus buta huruf Al-Quran secara serentak.

Pantauan TribunJakarta.com di Lapas Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur ratusan warga binaan terlihat khusyuk mengikuti doa bersama sekaligus mendengarkan tausiah yang diberikan oleh Utaz Harli Zaharudin.

Pembacaan deklarasi hapus buta huruf Al-Quran yang diwakili oleh seorang narapidana pun diikuti dengan lantang oleh warga binaan lainnya.

Tercatat ada tiga poin penting yang terkadung dalam deklarasi tersebut, yaitu :

1. Mengajak para warga binaan untuk belajar membaca, menulis dan memahami Al-Quran.
2. Mengajak para warga binaan menjalankan seluruh kewajiban ibadah agama Islam dengan baik dan benar.
3. Mengajak para warga binaan mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik sesuai aturan yang berlaku.

Kemudian, deklarasi hapus buta huruf Al-Quran ini ditandai dengan pemberian dua buah kitab suci umat muslim dari Kalapas kepada perwakilan warga binaan.

Semetara itu, menurut Kelapa Lapas Klas 1 Cipinang Andika Dwi Prasetya deklarasi ini merupakan momen yang tepat bagi waega binaan untuk mengubah hidup menjadi lebih baik.

"Ini momen tepat untuk dijadikan awal perubahan menjadi lebih baik bagi seluruh elemen di Lapas ini, termasuk warga binaan maupun petugas lapas," ucapnya saat ditemui awak media, Senin (10/9/2018).

Dikatakan Andika, tak kurang dari tiga ribu warga binaan di Lapas Klas 1 Cipinang yang beragama islama akan memgikuti program hapus buta huruf Al-Quran terseut.

"Ini akan kami terapkan di seluruh warga binaan yang beragama Islam, tidak kurang dari tiga ribu orang akan ikut," kata Andika.

"Insya Allah bertahap dan bergantian kami akan laksanakan sehingga program penghapusan buta huruf Al-Quran dapat tercipta di lapas," tambahnya.

Ia juga akan mengusulkan membaca Al-Quran dijadikan salah satu syarat pemberian status berkelakuan baik bagi para warga binaan muslim.

"Kita akan coba dorong ke pemirintah, agar ini bisa menjadi gerakan yang baru menyangkut pembinaan narapidana, bisa jadi ini syarat kalau mereka berkelakuan baik harus melek Al-Quran" ujarnya.

Kisah Asmara Ahok - Bripda PND: Senyum Semringah, Masak Untuk Keluarga Hingga Tanggapan Sang Ayah

Suka Duka Anthony Ginting Disaksikan Jokowi di Asian Games, Pakar Ekspresi Bongkar Fakta Sebenarnya

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved