Warga Keluhkan Situs Wisata Bersejarah Tangerang Kurang Disosialisasikan

Kota Industri Tangerang menyimpan berbagai situs wisata bersejarah di dalamnya, namu itu semua tidak terkuak ke permukaan.

Warga Keluhkan Situs Wisata Bersejarah Tangerang Kurang Disosialisasikan
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Para Santri Pondok Pesantren Amanatul Huda, Tajur, Ciledug, Kota Tangerang, mendapat pengetahuan di Benteng Heritage, Selasa (11/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kota Industri Tangerang menyimpan berbagai situs wisata bersejarah di dalamnya, namu itu semua tidak terkuak ke permukaan.

Disinyalir, hal tersebut karena minimnya perhatian pemerintah setempat untuk mengekspos wisata tersebut.

Beberapa situs wisata sejarah di Tangerang, di antaranya Masjid 1000 Pintu, Masjid Kali Pasir, Kelenteng Boen Tek Bio, dan banyak lagi yang lainnya. 

Beberapa situs wisata di Kota Tangerang tersebut, bahkan sudah ada sejak ratusan tahun.

Benteng Heritage, museum tua yang menyimpan berbagai benda dan cerita kaum Tionghoa di Kota Tangerang bahkan sejak abad ke-16, misalnya.

Pantauan TribunJakarta.com, Benteng Heritage tersebut 'nyempil' di antara kumuhnya Pasar Lama Kota Tangerang.

Bahkan tidak ada parkiran kendaraan di dekat museum Benteng Heritage sehingga pengunjung perlu berjalan memutari Pasar Anyar.

Akses ke dalam Benteng Heritage pun sangat sempit, hanya selebar sekira dua meter dan banyak pedagang yang berjejer mengakibatkan jalan semakin sempit.

Sebelum menuju Benteng Heritage, pengunjung akan melewati Kelenteng Boen Tek Bio yang sudah ada sejak abad ke-16, ini salah satu kelenteng tertua di Jabodetabek.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved