Keinginan Roy Suryo Dikabulkan Demokrat, Ingin Fokus Kembalikan Aset Negara Ditaksir Rp 9 Miliar

DPP Demokrat mengabulkan keinginan Wakil Ketua Umum Demokrat Roy Suryo yang ingin nonaktif dari partai. Ini alasannya.

Keinginan Roy Suryo Dikabulkan Demokrat, Ingin Fokus Kembalikan Aset Negara Ditaksir Rp 9 Miliar
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Politikus Partai Demokrat, Roy Suryo. 

Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan pihaknya per Jumat (14/9/2018) resmi membebastugaskan sementara Roy Suryo dari jabatannya.

"Per hari ini, kami sudah putuskan membebastugaskan beliau sementara waktu dari Wakil Ketua Umum," ujar Hinca Pandjaitan saat dihubungi TribunJakarta.com pada Jumat (14/9/2018).

Masuki babak baru

Tempo hari Gatot menerima kuasa hukum Roy Suryo, Tigor Simatupang, di kantor Kemenpora, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).

Kedatangan Tigor terkait ribuan barang milik negera yang belum dikembalikan kliennya, Roy Suryo.

Setelah pertemuan, Gatot menjelaskan beberapa hasil mediasi, di antaranya mekanisme informasi mengenai barang-barang yang dibawa atau sudah dikembalikan oleh Roy Suryo yang harus dinyatakan secara tertulis.

“Pertemuan ini sebagai apa yang diamanatkan oleh Pak Imam (Imam Nahrawi), dan saya dalam hal ini mewakili Kemenpora. Kalau mengenai pengembalian barang itu di ranah korespondensi secara tertulis antara kami dengan pihak Pak Tigor,” kata Gatot.

“Dari tim hukum Pak Tigor ingin mengentahui banyak hal, saya sampaikan bahwa lebih baik tertulis, nanti akan kami jawab secepatnya juga secara tertulis. Sejauh itu relevan dengan konteksnya kami akan jawab sesegera mungkin, karena kami ingin masalah ini juga tuntas sesegera mungkin,” sambung dia.

Setelah pertemuan Gatot memastikan ke depannya akan terjadi pertemuan lanjutan antara Kemenpora dan pihak Roy Suryo untuk cepat menyelesaikan masalah yang ada.

Gatot menganalogikan pertemuan kali ini sebagai kick off atau sepak mula dalam sebuah pertandingan.

Halaman
1234
Penulis: yogi gustaman
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved