Tegaskan Dirinya Akan Tetap Menjadi Pelatih, Zinedine Zidane Disebut Pengganti Utama Jose Mourinho
Setelah mengundurkan diri sebagai pelatih Real Madrid, Zidane sempat diisukan akan pulang ke Juventus untuk menjadi asisten direktur.
TRIBUNJAKARTA.COM - Setelah empat bulan menghabiskan waktu dengan menarik diri dari keriuhan sepak bola, Zinedine Zidane akhirnya membuat pengumuman penting.
Beberapa hari lalu, mantan pelatih Real Madrid itu mengisyaratkan hasratnya untuk kembali meramu taktik.
”Tentu saja, saya akan segera melatih lagi karena saya menyukai hal itu, dan saya lakukan sepanjang hidup,” kata pria berusia 46 tahun itu kepada TVE, dikutip Bleacher Report, Selasa (11/9).
Setelah mengundurkan diri sebagai pelatih Real Madrid, Zidane sempat diisukan akan pulang ke Juventus untuk menjadi asisten direktur olahraga ’Si Nyonya Tua’.
Kebetulan mengurusi remeh-temeh direktur olahraga bukanlah hal yang asing baginya.
Dua tahun lamanya dia sempat menjabat posisi tersebut di Madrid sebelum diangkat menjadi pelatih kepala.
Cara yang juga mungkin diterapkan Juve--memperoyeksikan Zidane sebagai suksesor Massimiliano Allegri. Namun hal itu kemudian urung terealisasi.
Setelah kabar dirinya bergabung ke Juventus perlahan menghilang, belakangan muncul isu baru yang menyebutkan bahwa Zizou—sapaan akrab pria asal Prancis itu--akan menukangi Manchester United.
Ia disebut-sebagai sebagai prioritas utama calon pengganti Jose Mourinho.
Kebetulan, posisi Mou di Old Trafford saat ini memang jauh dari kata aman.
Hubungan buruknya dengan beberapa personel dalam klub, ditambah kinerja buruk MU di lapangan menjadi alasannya.
• Zinedine Zidane Lirik Posisi Jose Mourinho di Manchester United
• Mundurnya Zinedine Zidane Jadi Kerugian Bagi Manchester United, Ini Alasannya
• Ini Alasan Zinedine Zidane Pilih Hengkang dari Real Madrid
Di klasemen sementara Premier League, MU saat ini hanya bercokol di peringkat 10.
Dari empat pertandingan, Paul Pogba dkk bahkan sudah kalah dua kali.
Sejumlah media di Inggris seperti Daily Star pada Kamis (13/9) kemarin mengabarkan Zidane sudah setuju menggantikan Mourinho andai pria asal Portugal tersebut dipecat.
Secara pengalaman, karier kepelatihan Zidane sebenarnya terbilang singkat.
CV yang dimilikinya tak segemuk Ernesto Valverde, Jose Mourinho, atau Allegri sekalipun.
Zidane hanya mengawali kiprahnya sebagai arsitek Real Madrid Castilla.
Namun, soal trofi jangan ditanya.
Total sembilan titel sukses disabetnya dalam kurun waktu dua setengah tahun bersama Madrid.
Rentetan titel itu yang membuat klub-klub raksasa tergiur memakai jasanya.
Tak hanya disebut akan segera menggantikan Mourinho sebagai manajer MU, Zidane bahkan dikabarkan sudah menyusun daftar belanja pemain yang akan digaetnya saat membesut 'Iblis Merah nanti.
Zidane kabarnya tertarik memboyong Thiago Alcantara (Bayern Muenchen) dan Edinson Cavani (Paris Saint-Germain).
Selain itu, ia juga diprediksi bisa saja menarik Toni Kroos dari El Real ke Old Trafford.
Kedekatan mereka mendukung hal itu.
Apalagi, sejak musim lalu Manchester United menginginkan Kroos.
Satu nama lagi yang kabarnya masuk incaran adalah James Rodriguez.
Kebetulan, situasi yang dialami James di Bayern Munchen saat ini juga tidak cukup baik.
Ia tercatat baru bermain selama 20 menit bersama tim utama The Bavaria sejauh ini.
Hanya saja menurut laporan Don Ballon, playmaker asal Kolombia itu menolak merapat ke Old Trafford jika MU dilatih oleh Zidane.
James memang memiliki hubungan yang kurang baik dengan Zidane.
Sebab, Zidane adalah orang yang memutuskan ’menyingkirkannya’ dari tim utama Real Madrid. James tidak ingin kejadian di Madrid itu terulang kembali.
Untuk itu ia akan menolak tawaran MU jika Zidane benar-benar menukangi Setan Merah.
Manajemen MU sendiri hingga kemarin belum merespon kabar mengenai kemungkinan bergabungnya Zidane ini.
Mereka sepertinya masih memberikan kepercayaan kepada Mourinho, meski tak menutup kemungkinan mencari pelatih baru.
Itu pun dengan catatan Mourinho bakal mengalami kegagalan musim ini.
Di sisi lain Mourinho justru menambah panas situasi dengan menyatakan keyakinan bahwa dia tidak akan dipecat karena mahalnya uang pesangon.
Seperti diketahui, Mou baru saja mendapat perpanjangan kontrak pada Januari selama dua musim ke depan.
Itu artinya, jika kontraknya diputus di tengah jalan, manajemen tetap harus membayar gajinya.
”Kepada Gazzetta dan La Repubblica ia (Mourinho) mengatakan terlalu mahal bagi Iblis Merah jika sampai memecatnya.
Kontrak Mourinho dengan Manchester United hingga 2020,” demikian laporan yang dikutip dari Bleacher Report. (tribunnews/dod)