Kesbangpol Tangsel Minta Ormas Hapus Stigma Negatif dengan Program Positif
Badan Kesatuan Bangsa dan PolitikTangerang Selatan meminta organisasi masyarakat membuat kegiatan atau program positif.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Badan Kesatuan Bangsa dan PolitikTangerang Selatan meminta organisasi masyarakat membuat kegiatan atau program positif.
Program yang dimaksud bermanfaat bagi masyarakat, semacam bakti sosial atau ikut andil membersihkan lingkungan dan lainnya.
Hal itu dilakukan demi menepis stigma masyarakat yang kerap memandang negatif ormas.
Demikian disampaikan Kepala Kesbangpol Tangsel, Azhar Syam'un, kepada TribunJakarta.com di Saung Kuring, Serpong, Tangsel, selepas meresmikan organisasi Tangsel Institut, Sabtu (15/9/2018).
"Itu sering kita sampaikan di pertemuan-pertemuan organisasi. Termasuk mungkin salah satu momennya milad atau misalnya mereka melakukan event apa, di situ Kesbang sampaikan bahwa kita harus mengubah paradigma ormas itu terkesan kasar, garang, menakutkan. Itu harus diubah, dengan apa? Dengan program-program yang menyentuh masyarakat," jelas dia.
Azhar mengatakan saat ini ormas di Tangsel sudah banyak yang mulai membuat program yang menyentuh masyarakat.
Diharapkan kehadiran ormas bisa benar-benar diterima masyarakat karena manfaat yang dirasakan.
"Alhamdulillah di Tangsel ini sudah lumayan banyak kwgiatan positif, misalnya baksos, pembersihan situ danau dan sebagainya, kemudian pengobatan gratis, donor darah. Itu untuk mengubah mindset masyarakat misalnya ormas datang jangan ditakuti. Mereka datang ya untuk benar-bemar bisa membantu masyarakat."
"Sehingga nanti kalau ormas datang masyarakat tidak dalam posisi takut, tapi senang karena ormas ada di masyarakat," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kepala-badan-kesbangpol-tangsel-azhar-syamun_20180915_223417.jpg)