Breaking News:

Membakar Daun Salam Dalam Ruangan Ternyata Punya Dampak Untuk Diri Anda, Berikut Penjelasannya

Daun salam selama ribuan tahun telah melegenda. Peradaban Yunani dan Romawi kuno sangat menghargai daun ini.

kawaiibeautyjapan
Ilustrasi Daun Salam. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Jika kita pernah berada di dalam sebuah studio yoga atau tempat spa, mungkin kita akan menjumpai aroma yang sangat khas.

Sebab lokasi tersebut secara teratur mempraktikkan smudging, sebuah tradisi penduduk asli Amerika yang menggunakan asap ramuan tertentu untuk memurnikan ruangan.

Ritus ini mirip dengan membakar dupa. Salah satu bahan herbal yang bisa digunakan untuk smudging adalah daun salam.

Daun salam selama ribuan tahun telah melegenda. Peradaban Yunani dan Romawi kuno sangat menghargai daun ini.

Daun salam tidak hanya digunakan dalam makanan namun juga bisa digunakan sebagai aroma dalam krim, lotion, parfum, sabun, bahkan deterjen.

Secara tradisional, daun salam digunakan sebagai obat penenang, analgesik, antikonvulsan dan antiinflamasi.

Daun salam juga memiliki sifat antibakteri, anti jamur, dan menurunkan tekanan darah.

Daun ini sering digunakan untuk membantu mengatasi insomnia, stres kronis dan memperbaiki mood.

Sebagai penyedap masakan, daun salam bisa membantu mengelola kadar glukosa dan kadar kolesterol pada penderita diabetes dan mencegah batu ginjal.

Jika digunakan sebagai teh, daun salam bisa mencegah pertumbuhan, penyebaran leukimia dan sel kanker lainnya.

Halaman
123
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved