300 Ribu Personel Gabungan Bakal Amankan Pemilu 2019
Tito memaparkan jika operasi ini akan digelar selama 9.397 hari, terhitung dari 20 September 2018 nanti
Penulis: Leo Permana | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata 2018 dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018) .
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menandai operasi kepolisian terpusat mantap brata yang tujuannya mengamankan pemilu 2019.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan apel ini dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia
"Provinsi, Kabupaten, dan berlanjut nanti sampai ke Kecamatan ke tingkat Polres, Polsek, Koramil semua, saya bersama Pak Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kita dorong untuk melakukan kegiatan ini," katanya pada wartawan yang hadir di lokasi.
Tito menjelaskan pemilu 2019 nanti berbeda dari pemilu tahun-tahun sebelumnya.
Pemilu pilpres dan pileg dilaksanakan serempak.
• Beli Tiket Kereta Api di Trans Indo Expo Dapat Potongan 10 Persen
• Liverpool Vs PSG: Laga Pembuktian Dua Calon Megabintang
• Pengerjaan Rampung Lebih Cepat, Pasokan Air ke Pelanggan PDAM Depok Berangsur Normal
"Pileg atau legislatifnya pun sampai ke daerah-daerah sehingga nanti kontestasi di tingkat nasional terjadi juga kontestasi di tingkat daerah dapil masing-masing," ujar Tito.
"Oleh karena itu kita tidak ingin meremehkan biasanya kalau pilpres kita hanya mengamankan dalam skala nasional di tempat yang besar," tambah dia.
Tito memaparkan jika operasi ini akan digelar selama 9.397 hari, terhitung dari 20 September 2018 nanti.
"Polri dan TNI sepakat untuk menggelar operasi ini berlasung selama 9.397 hari mulai 20 September 2018 sampai Okotober 2019 pada saat waktu pengaman saat pelantikan nantinya," paparnya.
"Jadi cukup panjang operasi pengamanan ini melibatkan hampir 300 ribu personil Polri dan TNI serta unsur-unsur lainnya, startegi paling utamanya adalah sekali lagi melalui sinergi antara semua stakeholder terkait mulai dari KPU, Bawaslu, Polri-TNI dan tokoh-tokoh masyarakat dan media," lanjut Tito.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/tito_20180918_102617.jpg)