Breaking News:

Pileg 2018

Bawaslu Dukung Tandai Eks Koruptor di Surat Suara, Fahri Hamzah Samakan dengan Kasus Eks Tapol 65

Bawaslu mendukung usulan soal eks koruptor yang nyaleg untuk ditandai di surat suara, Fahri Hamzah lantas menyinggung soal eks tapol 65.

TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI
Fahri Hamzah Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Minggu (1/10/2017). TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI 

"Mana SUARA @KPK_RI yg senang mencari MEnsrea itu? Mana @sahabatICW @antikorupsi yg katanya penggiat ...mana @OmbudsmanRI137 yg sedang ngetop itu?" tulis Fahri Hamzah.

Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke SBY, Fahri Hamzah Sindir Soal Pemimpin Populer yang Tak Berkualitas

Ekonom AS Sebut Pernyataan Jokowi Soal Rupiah Omong Kosong, Fahri Hamzah Sindir Menteri Keuangan

Tanggapan Fahri Hamzah itu dicuit sekitar tiga jam yang lalu dan sudah disukai lebih dari 300 orang.

Dikutip TribunJakarta.com dari TribunBisnis ekonom dari IPMI International Business School, Jimmy M Rifai Gani berpendapat pemegang saham BUMN menunjuk komisaris berdasarkan prinsip kepercayaan dalam membantu kinerja perusahaan.

"Komisaris merupakan perwakilan dari pemegang saham yang ditempatkan di dalam perusahaan dan penunjukannya berdasarkan kepercayaan," kata Jimmy di Jakarta, Senin (23/3/2015).

Menurut mantan Dirut PT Sarinah itu, dimasukkannya orang-orang partai politik (parpol), tim sukses, sampai relawan kampanye ke dalam beberapa BUMN tidak masalah, asalkan mampu profesional dan dapat mendongkrak kinerja perseroan.

"Siapa pun yang diangkat menjadi komisaris BUMN sebenarnya tak ada masalah, selama dia melalui penelaahan yang mendalam dan memiliki kompetensi di bidangnya. Atau dia punya networking yang luas untuk digunakan sebagai pengembangan usaha," kata Jimmy.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved