Asian Games 2018

Inasgoc Sudah 3 Kali Lakukan Pembayaran Operasional Penari Upacara Pembukaan Asian Games

Beredar rumor upah operasional para penari Ratoh Jaroe di acara pembukaan Asian Games 2018 yang belum terpenuhi dengan sempurna.

Inasgoc Sudah 3 Kali Lakukan Pembayaran Operasional Penari Upacara Pembukaan Asian Games
Kompas.com/Garry Andrew Lotulung
Penari saat pentas di pembukaan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Beredar rumor upah operasional para penari Ratoh Jaroe di acara pembukaan Asian Games 2018 yang belum terpenuhi dengan sempurna.

Menanggapi hal tersebut, panitia penyelenggara Asian Games, Inasgoc menjelaskan jumlah uang operasional yang diberikan sesuai kontrak yang sudah dibuat, dan uang operasional tersebut digunakan untuk mendukung persiapan dan latihan para penari baik yang dilakukan di sekolah, stadion atau di tempat lain.

Mekanismenya adalah panitia melakukan pembayaran melalui transfer bank ke rekening sekolah asal penari.

Diketahui bahwa ada 2113 penari berasal dari 18 SMA di Jakarta.

Selanjutnya, panitia juga memastikan bahwa pembayaran uang operasional telah dilakukan sebanyak tiga kali yakni pada bulan April, Juni dan terakhir 17 September lalu.

Semua bukti pembayaran kepada sekolah terdokumentasi dengan lengkap.

“Panitia sangat berterima kasih kepada para penari, guru dan orang tua mereka yang telah memberikan kontribusi besar bagi Indonesia. Kerja keras dan penampilan para penari tidak bisa dinilai dengan apapun, tetapi apa yang telah dilakukan akan selalu abadi di hati dan benak seluruh rakyat Indonesia juga dunia,” kata Eris Herriyanto, Sekretaris Jendral Panitia Pelaksana Asian Games 2018.

Kesuksesan pembukaan Asian Games 2018 telah memberikan rasa kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Gerindra Diminta Legowo Serahkan Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta ke PKS

Bertekad Jadi PNS? Ini Besaran Gajinya Jika Lolos CPNS 2018

Garda Unjuk Rasa, Kantor Operasional Grab di Benhil Digembok

Acara yang menampilkan sebuah pertunjukan kolosal dengan konsep yang menonjolkan kekayaan budaya Indonesia tersebut mampu membuat masyarakat dunia terpesona.

Penari yang terlibat lebih dari 4000 an orang sedangkan Tari Ratoh Jaroe asal Aceh melibatkan 1600 siswa SMA di Jakarta itu telah menjadi pembicaraan masyarakat di dunia terutama Asia.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved