Asian Games 2018

Kelembapan Kayu Siberia di Jakarta International Velodrome Harus Dijaga Usai Asian Games 2018

Satu diantaranya adalah Jakarta International Velodrome (JIV), Pulogadung yang pada Asian Games 2018 dijadikan venue cabang olahraga balap sepeda trek

Kelembapan Kayu Siberia di Jakarta International Velodrome Harus Dijaga Usai Asian Games 2018
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur yang menjadi salah satu venue Asian Games dan Asian Para Games 2018, Senin (24/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Usai kemeriahan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, perawatan venue menjadi satu diantara yang harus diperhatikan oleh pemerintah.

Satu diantaranya adalah Jakarta International Velodrome (JIV), Pulogadung yang pada Asian Games 2018 dijadikan venue cabang olahraga balap sepeda trek.

Project Director Jakarta International Velodrome, Iwan Takwin mengatakan bahwa perawatan yang paling diperhatikan adalah trek balap sepeda yang berbahan dasar kayu dari Siberia.

"Kalau maintenance yang paling besar memang, yang digunakan untuk kelembapan trek ini. Trek ini kan materilnya dari kayu siberia, bukan tipikal kayu tropis," ujar Iwan Takwin saat dikonfirmasi, Senin (24/9/2018).

Demi menjaga kelembapan dari kayu Siberia yang menjadi trek balap, pihaknya sudah memasang sistem humidifikasi agar kualitas kayu tetap awet.

Kelembaban di ruangan atau velodrome maksimal sebesar 70 persen, dan hingga saat ini sistem digunakan untuk mengontrol selama empat kali sehari.

"Jadi kita harus menjaga kelembapannya, supaya pemuaiannya terjaga dan dia lebih awet," ujar Iwan Takwin.

JIV menggunakan dana Rp 665 miliar, merupakan proyek penugasan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro), dibangun di atas lahan seluas 5,5 hektar dengan luas bangunan 1,6 hektar.

Tersebar Video Lamaran dengan Hilda Vitria, Kriss Hatta Ungkap Permintaan Jatah Bulanan Ratusan Juta

Haringga Tewas Dikeroyok, Tsamara: Kita Bisa Belajar di Bidang Apapun Fanatisme Itu Mematikan

Cium Tangan Terakhir Suporter Persija Jakarta kepada Ibunda Sebelum Berangkat ke Bandung

Kapasitas daya tampung penonton hingga 3.000 orang. Kayu lintasan merupakan material terpenting yang menjadikan velodrome ini disebut sebagai terbaik di Asia.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved