Pemilu 2019

Presiden Joko Widodo Ingin Pemilu 2019 Tidak Merusak Persatuan Indonesia

"Tidak apa-apa berbeda pilihan, berbeda pilihan dalam memilih wali kota, bupati, presiden juga boleh. Tidak ada yang melarang," ujar Jokowi.

Presiden Joko Widodo Ingin Pemilu 2019 Tidak Merusak Persatuan Indonesia
TRIBUNJAKARTA.COM/NAWIR ARSYAD AKBAR
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau biasa disapa Jokowi, menghadiri Muktamar Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) ke-IX, di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (25/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau biasa disapa Jokowi, ingin Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tidak merusak persatuan masyarakat Indonesia.

Hal itu diungkapkannya dalam pembukaan Muktamar ke-IX Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis), di Pondok Pesantren Persis Ustman bin Affan, Cipayung, Jakarta Timur.

"Tidak apa-apa berbeda pilihan, berbeda pilihan dalam memilih wali kota, bupati, presiden juga boleh. Tidak ada yang melarang," ujar Jokowi, Selasa (25/9/2018).

Namun, Jokowi mengingatkan agar Pemilu 2019 tidak membuat rasa persaudaraan dan persatuan antar masyarakat menjadi hilang, gara-gara pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Tapi jangan yang namanya ukhuwah islamiah, ukhuwah wathoniyah kita dikorbankan gara-gara pesta demokrasi setiap lima tahun. Akan rugi besar kita," ujar Jokowi.

Dalam setiap pidatonya dalam acara apapun, Jokowi seakan tak bosan untuk membicarakan kebesaran negara Indonesia, yang terdiri 17 pulau, serta beraneka suku, bahasa, adat, dan agama.

Maka dari itu, ia berpesan agar Pilpres tidak lagi membuat antar keluarga, tetangga, atau kerabat tidak saling sapa, dan menginginkan persatuan tetap ada.

"Sudah empat tahun pilpres, masih dibawa sampai sekarang. Inilah yang perlu saya ingatkan bahwa sinergi, harmoni antar anak bangsa sangat diperlukan," ujar Jokowi.

Perlu diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden sebagai peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Tolak Dukung Jokowi-Maruf Amin, Sejumlah Caleg Partai Golkar Membelot Bentuk Relawan Go Prabu

Haringga Dikeroyok 30 Orang, Pengakuan Pelaku Hingga Fadli Zon Minta Fans Tak Tertib Disanksi Keras

Dua kontestan Pilpres 2019 adalah pasangan nomor urut 01 yaitu Joko Widodo-Ma'ruf Amin, dan nomor urut 02 yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Penulis: Nawir Arsyad Akbar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved