Pileg 2019

Caleg Harus Lapor Polisi Sebelum Berkampanye

Anggota KPU Jakarta Utara, Arif Budianto mengatakan, semua caleg sudah boleh berkampanye sejak 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

Caleg Harus Lapor Polisi Sebelum Berkampanye
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Anggota KPU Jakarta Utara Arif Budianto, Rabu (26/9/2018), di Kantor Walikota Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Utara mengimbau para calon legislatif (caleg) di Jakarta Utara untuk melapor kepada pihak kepolisian sebelum melakukan kampanye.

Anggota KPU Jakarta Utara, Arif Budianto mengatakan, semua caleg sudah boleh berkampanye sejak 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

Akan tetapi, ada peraturan-peraturan yang mesti mereka taati, terutama melapor kepada pihak kepolisian.

Hal itu guna aksi kampanye tetap bisa diawasi supaya berlangsung aman.

"Semua peserta sudah boleh kampanye terbatas, tatap muka dialog dengan masyarakat itu boleh dilakukan tapi dia harus memberitahu dulu kepada pihak kepolisian," kata Arif kepada wartawan di Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Arif mengatakan, apabila para caleg tidak memberitahu jadwal mereka sebelum berkampanye, hal itu dianggap melanggar peraturan.

Arif menyebut, Bawaslu akan memperingati para caleg secara tegas agar mereka melappr polisi sebelum berkampanye.

"Ini sebagai syarat yang harus dipahami. Jangan sampe sebelum melakukan kampanye terbatas dia tidak memberitahu, maka otomatis panwas akan memperingatkan," jelas Arif.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved