JPO Terbengkalai, Warga Kampung Muara Bahari Lebih Senang Lewat Rel

Warga Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara di RW 14 dan sekitarnya kerap melakukan aktivitas sehari-sehari dengan menyeberang jalur rel Kereta Api.

JPO Terbengkalai, Warga Kampung Muara Bahari Lebih Senang Lewat Rel
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Kereta yang melintas dibawah JPO di Kampung Muara Bahari RW 14, Jakarta Utara, Rabu (26/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Warga Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara di RW 14 dan sekitarnya kerap melakukan aktivitas sehari-sehari dengan menyeberang jalur rel Kereta Api.

Pantauan TribunJakarta.com, terlihat warga yang bertugas mengatur pintu perlintasan kereta api untuk pengendara motor dan pejalan kaki.

Mereka akan memberitahu pengendara dan masyarakat yang lewat jika ada kereta yang melintas.

Bukan karena tidak adanya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) untuk pejalan kaki.

Namun warga mengatakan lebih senang menyeberang rel kereta karena lebih cepat dan tidak lelah menaiki tangga.

Seorang pelajar yang melintas mengaku terbiasa berjalan kaki menuju sekolahnya.

"Sudah biasa nyebrang rel, kalau naik JPO kan capek, lama juga. Warga disini juga sudah biasa begini," ujarnya pada TribunJakarta.com. Rabu (26/9/2018)

Seorang warga menuturkan, sudah banyak kejadian warga yang terserempet di sepanjang jalur rel kereta api Stasiun Tanjung Priok menuju Stasiun Kota tersebut.

"Sebelumnya memang sudah banyak kejadian orang keserempet segala macamnya, sampai pada meninggal, tapi ya sekarang orang lebih hati-hati aja, cuma kalo lagi apes (sial) kan ngak tahu" ujar warga.

Kiai Maruf Amin Mohon Restu Sinta Nuriyah, Yenny Wahid Sungkem dan Pelukan Mahfud MD

Korea Open 2018, Anthony Ginting Susul Jojo dan Tommy ke Babak Kedua

Maruf Amin Kunjungi Rumah Gus Dur: Mohon Restu, Cium Tangan Yenny Wahid dan Pelukan Mahfud MD

Sekira sudah lima tahun JPO tersebut dibangun, namun tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

"Sudah lima tahun ya begini saja, JPOnya ngak terpakai, warga sukanya lewat bawah aja," ujar warga.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved