Presiden Jokowi Berikan Tips Simpan Sertipikat Tanah, Anti Basah dan Aman Antisipasi Hilang

Foto copy itu bisa dijadikan dokumen pendukung saat mengurus kehilangan sertipikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

Presiden Jokowi Berikan Tips Simpan Sertipikat Tanah, Anti Basah dan Aman Antisipasi Hilang
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada peresmian pameran bertajuk Goresan Juang Kemerdekaan : Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan Republik Indonesia di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (1/8/2016). Pameran menampilkan 28 karya dari 20 maestro lukis Indonesia seperti Raden Saleh, Affandi, Basoeki Abdullah hingga Presiden Soekarno, berlangsung untuk umum dari 2-30 Agustus. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Presiden Joko Widodo memberikan tips menyimpan sertipikat tanah kepada ribuan warga Banten, di ICE BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (26/9/2018).

Tips disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta itu, setelah memberikan secara simbolis 10.000 sertipikat tanah kepada warga Banten.

Tips pertama, Jokowi menyarankan kepada warga agar menyimpan sertipikat tanah dalam plastik. Hal itu untuk menghindari rusaknya kertas sertipikat karena terkena air dari genting yang bocor.

"Saya titip kalau sudah pegang sertipikat seperti ini, tolong diberi plastik seperti ini. Sudah semuanya, ya bagus. Nanyi kalau sudah diberi plastik simpan baik-baik di almari. Kenapa harus pakai plastik, agar kalau gentingnya bocor, sertipikatnya enggak rusak," ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Tips ke dua, Jokowi menyarankan agar sertipikat difoto copy dan diletakkan di tempat yang terpisah. Hal itu mengantisipasi jika sertipikat hilang, masih ada doto copynya.

Foto copy itu bisa dijadikan dokumen pendukung saat mengurus kehilangan sertipikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

"Yang ke dua jangan lupa difoto copy. Yang asli hilang, foto copynya masih (ada), tapi nyimpennya jangan satu tempat. Ini lemari satu, foto copy yang lemari yang ke dua. Kalau hilang ngurusnya ke kantor BPN," ujarnya.

Selain tips cara menyimpan sertipikat, Jokowi juga mengingatkan kepada warga agar berhati-hati dalam menggadai atau "menyekolahkan" sertipikat tanah.

Jangan sampai dana yang dipinjam hasil menggadai, tidak dikalkulasi dalam pelunasannya.

"Yang ke tiga ini biasanya, kalau sudah pegang sertipikat inginnya disekolahkan. Benar enggak. Yang tidak disekolahkan disimpan baik-baik, nanti karena ini bisa dipakai anak cucu kita diwariskan. Kalau mau disekolahkan silakan, tapi saya titip, karena di provinsi yang lain juga sama, banyak yang disekolahkan enggak apa-apa, digunakan untuk agunan enggak apa-apa. Dipakai untuk jaminan ke bank enggak apa-apa silakan," ujarnya.

"Tapi tolong dihitung, dikalkulasi, bisa ngangsur enggak setiap bulan, bisa mencicil enggak setiap bulan, hati-hati. Justru yang namanya sertipikat bisa hilang," lanjut ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved