Suporter Tewas
Suporter Sepakbola Tewas Dikeroyok, Kang Maman: Stop Ujaran Kebencian
Kang Maman mengatakan pemicu kebencian antar suporter terjadi lantaran adanya provokasi berupa ujaran kebencian dari kedua pihak.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Penulis Maman Suherman atau akrab disapa Kang Maman turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya pendukung Persija Jakarta, Haringga Sarila (23).
Haringga Sarila tewas usai dikeroyok oleh sejumlah oknum bobotoh jelang pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jawa Barat beberapa waktu silam.
"Tidak ada yang tidak berduka karena massa melakukan olahraga untuk berkompetisi, berprestasi kan harusnya ujungnya kebahagiaan. Kita kan tidak ingin mengubah pertandingan menjadi kematian," kata Maman kepada TribunJakarta.com di acara Awarding Gramedia Reading Community Competition (GRCC) 2018 di Setiabudi, Jakarta Selatan pada Jumat (28/9/2018).
Ia pun tak ingin hal seperti itu kerapkali terulang.
Kang Maman mengatakan pemicu kebencian antar suporter terjadi lantaran adanya provokasi berupa ujaran kebencian dari kedua pihak.
• Diresmikan Presiden Jokowi, Gratis Satu Minggu Hingga Sederet Fakta Tol Depok-Antasari
• Menakar Peluang Keponakan Prabowo Jadi Wakil Gubernur DKI dan Prosedur Pembahasan di DPRD DKI
"Saya cuman berharap stop lah ujaran kebencian, maki-makian yang bisa menyebabkan kemudian orang melakukan tindakan di luar nalar dan di luar kewarasan. Jangan menjadi budaya di negeri ini," katanya.