Pemilik Pantau Toko Melalui Ponsel, Komplotan Maling Toko Ponsel Ditangkap Polisi

Komplotan maling bersenjata tajam yang membobol toko ponsel di jalan raya Bantar Gebang akhirnya dicokok polisi

Pemilik Pantau Toko Melalui Ponsel, Komplotan Maling Toko Ponsel Ditangkap Polisi
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Kapores Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto saat menunjukkan barang bukti pencurian di Bantar Gebang, Sabtu (29/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BANTAR GEBANG - Lima orang komplotan maling bersenjata tajam berhasil membobol toko ponsel di Jalan Raya Bantar Gebang, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Sabtu, (29/9/2018) dini hari.

Kronologis kejadian bermula ketika lima orang perampok secara diam-diam memanjat tembok dan membobol pintu belakang toko.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto menjelaskan, detik-detik pembobolan rupanya diketahui pemilik toko bernama Tomi, saat itu ia tidak berada di lokasi namun memantau melalui kamera CCTV yang diakses melalui ponselnya.

Setelah tahu tokonya dibobol maling, sang pemilik toko langsung menghubungi karyawannya yang tidur di dalam toko, namun upaya itu ternyata tidak berhasil, komplotan maling terlanjur masuk dan menyekap dua orang karyawan yang tengah tertidur.

"Kejadian sekitar pukul 02.00 WIB, pelaku berjumlah lima orang masuk melalui pintu belakang toko dengan cara didobrak," kata Indarto, Sabtu (29/8/2018).

Para pelaku bahkan sempat melukai salah satu karyawan toko dengan menggunakan celurit, selanjutnya kelima pelaku langsung mengambil barang-barang berharga yang ada di dalam toko.

"Salah satu karyawan yang berusaha menghadang sempat terkena sabetan senjata tajam, luka pada bagian tangan sebelah kiri," ucap Indarto.

Ketika hendak kabur, anggota dari Polsek Bantar Gebang tiba di lokasi dan langsung berusaha menangkap para pelaku yang mulai panik.

Bandara Palu Kembali Beroperasi untuk Penerbangan Darurat dan Bantuan Kemanusiaan

Melihat Rindangnya Taman Suropati di Pusat Kota Jakarta: Tempat Bersantai Hingga Berkumpul

Tak Lihat Kiri-kanan saat Menyeberang, Seorang Wanita Tewas Tersambar Kereta di Tanjung Barat

"Ketika polisi datang mereka sempat kabur ke toko material yang ada di sebelah dengan memanjat, di sana anggota kepung dan sempat diberikan tembakan peringatan, salah satu pelaku sempat jatuh karena ketakutan dan kakinya patah," jelas Indarto

Dua orang pelaku berhasil ditangkap, sedangkan tiga orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri. Adapun pelaku yang berhasil ditangkap yakni MIP (15), JIP (17).

"Dua orang pelaku yang berhasil diamankan ternyata masih di bawah umur, tiga lainnya L, A, dan D masih DPO (Daftar Pencarian Orang)," jelas Indarto

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 12 unit ponsel, dua unit TV LCD, tiga buah senjata tajam yang digunakan pelaku untuk melukai korban.

"Dua pelaku yang kita amankan dijerat pasal 365 KHUP tentang pencurian dan kekerasan, ancaman hukuman sembilan tahun penjara," tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved