Breaking News:

Sistem Satu Arah Bakal Berlaku di Jalan KH Wahid Hasyim, Pedestrian pun Dipercantik

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan sistem satu arah dan perbaikan pedestrian di Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat.

Penulis: Suci Febriastuti | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM/SUCI FEBRIASTUTI
Jalan H. Agus Salim atau yang dikenal dengan Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Suci Febriastuti

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan sistem satu arah dan perbaikan pedestrian di Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat.

Sistem satu arah di Jalan KH Wahid Hasyim dan sekitarnya akan diujicobakan pada 8 Oktober 2018.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, mengatakan penerapan SSA bertujuan untuk meningkatan kinerja lalu lintas di ruas jalan tersebut.

"SSA sebagai bagian dari manajemen dan rekayasa lalu lintas dilaksanakan untuk peningkatan kinerja lalu lintas di ruas jalan tersebut," kata Sigit kepada TribunJakarta.com pada Sabtu (29/9/2018).

Sigit menambahkan, dengan perubahan pola perjalanan kendaraan dan mengoptimalkan jalur pedestrian.

"Diharapkan pada peningkatan kinerja lalu lintas dan memberikan budaya baru yaitu TSM (Transportasi Sehat Merakyat) melalui peningkatan pejalan kaki dan penggunaan publik transport," dia menambahkan.

Selain penataan arus lalu lintas, Pemprov DKI Jakarta juga akan merapikan pedestrian di kawasan tersebut.

Nantinya Jalan KH Wahid Hasyim yang lokasinya dekat dengan pusat jajanan Jalan Sabang, bisa menjadi tempat interaksi masyarakat.

Hal tersebut juga sebelumnya disampaikan oleh Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara yang mengatakan kawasan tersebut bisa menjadi rumah ketiga bagi para pekerja kantoran sekitarnya.

"Tujuannya apa untuk menjadi tempat rumah ketiga. Rumah pertama itu rumah kita sendiri, rumah kedua itu kantor, rumah ketiga adalah rumah yang jauh dari rumah," kata Bayu saat ditemui di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2018).

"Jadi tempat bagi warga Jakarta yang bekerja di Jakarta. Mungkin hangout atau apapun yang berisi obrolan-obrolan ringan dan sebagainya. Kita akan juga siapkan disitu," tambahnya.

Selain Jalan Sabang, di kawasan ini juga ada pusat perbelanjaan Sarina dan Djakarta Theatre yang juga bisa menjadi tempat nongkrong masyarakat sekitar.

Lalu lintas di kawasan ini cukup padat mengingat lokasinya berdekatan dengan gedung-gedung perkantoran.

Selain itu, setiap malamnya para pedagang kaki lima juga mengokupansi pedestrian, terutama di sebelah pusat perbelanjaan Sarinah yang menyebabkan pejalan kaki sulit berjalan dengan nyaman.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved