Gempa di Donggala

Ini Pesan Terakhir Ikhsan, Korban Tewas dalam Bencana Gempa dan Tsunami di Palu

Selly mengaku, saat itu Ikhsan sudah berjanji akan pulang Senin ini dan merayakan ulang tahun satu dari dua orang anaknya bersama pada akhir Oktober

Ini Pesan Terakhir Ikhsan, Korban Tewas dalam Bencana Gempa dan Tsunami di Palu
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Suasana di rumah duga Mohammad Ikhsan Imban (34) yang terletak di Komolek Billy Moon, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (1/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TribunJakarta.com, Duren Sawit - Selly, istri Mohammad Ikhsan Imban, korban tewas dalam gempa dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala hanya dapat pasrah dan meratapi kepergian suamianya itu.

Tak hentinya ia memeluk foto almarhum, sambil menunggu kedatangan jenazah suaminya di rumah duka yang terletak di Komplek Billy Moon, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Sambil berurai air mata, ia menceritakan kenangan terakhirnya bersama sang suami sebelum dikabarkan hilang dan akhirnya tewas akibat tertimpa reruntuhan Hotel Roa Roa, Palu, Sulawesi Tengah.

"Sekira pukul 14.30 WIB, saya masih sempet video call, nanyain kabar dan tanya mau merayakan ulang tahun anak enggak tanggal 25 Oktober nanti," ucapnya kepada awak media, Senin (1/10/2018).

Selly mengaku, saat itu Ikhsan sudah berjanji akan pulang Senin ini dan merayakan ulang tahun satu dari dua orang anaknya bersama pada akhir Oktober nanti.

Saat itu, Ikhsan juga mengatakan sangat rindu ingin bertemu dengan kedua anaknya dan istrinya tersebut.

"Kalau lagi video call saya suka kasih ke anak karena biasanya anak-anak berebutan kalau bapaknya telepon, dia waktu itu bilang kangen dan katanya mau pulang," ujarnya.

Namun, betapa khawatirnya Selly saat mendapat informasi bahwa bencana alam gempa bumi dan tsunami melanda wilayah Poso, tempat dimana suaminya tersebut sedang berada.

Saat itu ia berusaha menghubungi suaminya tersebut, tapi usahanya tersebut selalu menuai kegagalan.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved