Gempa di Donggala

Pesan Berantai Soal Gempa Susulan 8,1 SR di Palu Beredar, Sutopo Purwo Nugroho Beri Penjelasan

Pesan berantai soal gempa susulan 8,1 SR di palu beredar, Sutopo Purwo Nugroho lantas memberikan penjelasan.

Pesan Berantai Soal Gempa Susulan 8,1 SR di Palu Beredar, Sutopo Purwo Nugroho Beri Penjelasan
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho terkait pembaruan informasi gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu (30/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H

TRIBUNJAKARTA.COM - Sebuah pesan berantai yang menyebut akan terjadi gempa bumi susulan berkekuatan 8,1 Skala Richter (SR) beredar di aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Dalam pesan berantai tersebut dikatakan alat pendeteksi gempa milik BMKG mengatakan akan terjadi gempa susulan.

Gempa susulan itu dikatakan akan lebih besar dibanding yang sebelummnya.

Tak hanya itu dalam pesan tersebut juga menjelaskan gempa berkekuatan 8,1 SR itu akan menyebabkan tsunami besar.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP), Sutopo Purwo Nugroho memberikan penjelesan.

Sutopo Purwo Nugroho awalnya mengatakan jika pesan hoaks bernada ancaman soal gempa dan tsunami mulai beredar di Palu, Sulawesi Tenggara.

"Hoax ancaman gempa dan tsunami mulai menyebar di Kota Palu dan daerah lain. Masyarakat resah," tulis Sutopo Purwo Nugroho.

Sutopo Purwo Nugroho lantas menegaskan pesan yang menyebut soal gempa susulan berkekuatan 8,1 SR adalah bohong.

Ia lantas meminta masyarakat untuk mengabaikan pesan hoaks tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved