G30S PKI

Ziarah ke Makam Ade Irma Suryani, Ini Pesan Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali

Ziarah itu untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Acara tabur bunga itu turut dihadiri oleh kakak kandung Ade Irma Suryani, Hendrianti Sahara

Ziarah ke Makam Ade Irma Suryani, Ini Pesan Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali
Istimewa
Wali Kota Jaksel Marullah Matali menabur bunga di makam Ade Irma Suryani Nasution di samping kantor Walikota Jakarta Selatan pada Senin (1/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU- Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali berziarah ke makam Ade Irma Suryani yang terletak di area Walikota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ziarah itu untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2018. Acara tabur bunga itu turut dihadiri oleh kakak kandung Ade Irma Suryani, Hendrianti Sahara Nasution.

Marullah mengatakan sejarah Ade Irma Suryani menjadi pengingat bahwa bangsa Indonesia perlu menghargai arwah para pahlawan.

Bangsa Indonesia sudah disatukan dengan sebuah Ideologi yang menjadi darah daging bangsa Indonesia yaitu Pancasila.

Marullah bertekad mempertahankan dan selalu menjadikan Pancasila sebagai ruh perjuangan.

"Seperti itu tujuan kita ziarah. Dan makam Ade Irma yang terletak persis di samping kantor Wali Kota Jakarta Selatan ini terus dilakukan pembenahan-pembenahan," kata Marullah dalam keterangannya pada Senin (1/10/2018).

Marullah berpesan agar Pancasila tidak hanya sekadar ditulis, tetapi harus dipertahankan jiwa dan raga.

"Seorang anak kecil yang baru berumur lima tahun rela dia mengorbankan dirinya untuk menjadi tameng atau perisai Pancasila," sambungnya.

Kemudian ia juga mengajak masyarakat untuk berziarah ke makam Ade Irma Suryani.

Jadi Trending di Twitter, Ini Sederet Ucapan Hari Kesaktian Pancasila dari Sheila On 7 dan Wikipedia

Kisah Dibalik Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Berhubungan dengan Peristiwa G30S PKI

Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Anies: Jakarta Saksi Peristiwa Gerakan 30 September 1965

"Bagi orang-orang muda yang lahir belakangan tidak merasakan ini secara langsung. Saya kira harus melihat suasananya dan situasi di makam ini. Maka setiap tanggal 1 Oktober selalu kita lakukan upacara memperingati Kesaktian Pancasila," tandas Marullah.

Sekadar informasi, Ade Irma Suryani merupakan korban tragedi Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia.

Ia dimakamkan di samping kantor Walikota Jakarta Selatan.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved