Ombudsman Temukan Polisi Terlibat Praktik Calo SIM, Polresta Depok Belum Respon

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto belum merespon temuan Ombudsman terkait keterlibatan polisi dalam praktik calo SIM.

Ombudsman Temukan Polisi Terlibat Praktik Calo SIM, Polresta Depok Belum Respon
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Satpas SIM Pasar Segar Polresta Depok di Sukmajaya, Depok, Selasa (2/10/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Ketua Ombudsman Jakarta Raya Teguh P. Nugroho mengatakan Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto belum merespon hasil Rapid Assessment (RA) tentang praktik percaloan di Satpas SIM Polresta Depok (Pasar Segar).

Dari haisl investigasi Ombudsman Jakarta Raya di Satpas Polre Metro Jakarta Utara, Polres Metro Bekasi Kota, Polres Metro Tangerang Kota, dan Polresta Depok, hanya Satpas SIM Pasar Segar yang di dalamnya ada praktik pembuatan calo SIM yang melibatkan polisi.

Teguh menuturkan telah menyerahkan hasil investigasi Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya kepada Didik secara resmi melalui kiriman pos.

"Sejauh ini belum. Kapolres langsung bereaksi itu Polres Bekasi ya. Beliau langsung bilang akan melakukan perbaikan dalam waktu satu atau dua minggu ini," kata Teguh saat dihubungi wartawan di Sukmajaya, Depok, Selasa (2/10/2018).

Dalam investigasi yang dirilis (4/9/2019), Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya menemukan praktik calo pembuatan SIM di Pasar Segar berbeda dengan tiga Satpas SIM lain yang diinvestigasi.

Pasalnya, calo yang berkeliaran merupakan masyarakat sipil dan menunggu kliennya di warung-warung yang berada di lokasi sekitar.

Sementara saat investigasi, Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya yang hendak menanyakan pembuatan SIM baru kepada petugas justru didatangi oleh calo.

Teguh menyebut hal itu dilakukan di hadapan petugas yang justru mengarahkan pemohon SIM ke calo tersebut.

"Di daerah lain kan tidak melibatkan orang dalam (polisi). Kalau di Depok ini calonya melibatkan orang dalam. Jadi secara kualitas masih ada keterlibatan. Kami punya rekamannya, video," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved