Breaking News:

180 Titik Rawan Banjir dan Genangan Hingga Sederet Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Musim Hujan

Dari 180 titik rawan banjir dan genangan yang telah dipetakan, Teguh menyebut ada sekitar 80 titik yang sebelumnya juga tergenang.

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Muhammad Zulfikar
Tribunnews
ILUSTRASI Banjir bundaran HI tahun 2013 

Dipastikan seluruhnya dapat berfungsi normal saat musim penghujan tiba.

Di lima rumah pompa ini, terdapat tujuh pompa stationer, yang masing-masing memiliki kapasitas 75 sampai dengan 100 liter per detik.

"Kami juga akan siapkan tiga unit pompa mobile masing-masing berkapasitas 250 liter per detik. Ini untuk back up jika tujuh pompa tak mencukupi," kata Teguh.

Meski demikian, Teguh cukup terkejut saat menemukan kondisi karet pintu air banyak yang rusak.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Timur, Mustajab, berjanji akan memperbaiki karet penyekat pintu air yang mengalami kerusakan.

Karet ini memiliki fungsi agar saat pintu air ditutup kondisinya akan benar-benar rapat.

Selama ini, seluruh karetnya rusak sehingga saat debit air Ciliwung tinggi, air masuk ke pemukiman warga melalui celah pintu air.

"Kerusakan karet pintu air ini besok mulai diperbaiki. Agar pintu air berfungsi normal dan tidak ada celah air masuk saat debit air Ciliwung tinggi," ujar dia.

Untuk berjaga-jaga, pihaknya akan membangun posko siaga banjir di Jalan Inspeksi Ciliwung, Kampung Pulo.

Posko ini direncanakan akan beroperasi selama 24 jam setiap harinya dengan dijaga oleh sekitar 15 hingga 20 petugas.

Tugas mereka juga untuk menjaga rumah pompa dan pintu air sekaligus mengoperasikannya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved