Ribuan Orang yang Tertimbun di Balaroa Palu Masih Belum Ditemukan

Ribuan orang yang hilang di Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah, pasca-gempa dan tsunami pada 28 September 2018 belum juga ditemuk

Ribuan Orang yang Tertimbun di Balaroa Palu Masih Belum Ditemukan
YOUTUBE
Kampung Petobo di Palu yang hilang tenggelam ditelan bumi beberapa saat setelah gempa Donggala 28 September 2018 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ribuan orang yang hilang di Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah, pasca-gempa dan tsunami pada 28 September 2018 belum juga ditemukan hingga Rabu (3/10/2018).

Kawasan permukiman padat penduduk ini hilang tenggelam saat gempa besar mengguncang Kota Palu.

"Awalnya bumi seperti meloncat-loncat, kami sangat ketakutan.

Tidak hanya itu, kemudian kami seperti diputar-putar," kata Nur Faidah (42), warga Perumnas Donggala Kodi yang tidak jauh dari lokasi, Rabu (3/10/2018).

Saat permukaan bumi diputar-putar, tidak ada yang selamat dari kawasan ini.

Semua yang ada di atasnya tenggelam bersama lumpur yang keluar dari rekahan bumi.

Disomasi Roy Suryo, Sesmenpora Malah Bilang Salah Alamat

Ada Demo di Kedutaan Besar Arab Saudi, Kepadatan Panjang Terjadi di Jalan Rasuna Said 

"Kawasan Balaroa belum ada yang menyentuh, kondisi saat ini asli. Warga korban masih di dalam tanah ini," kata Oskar, warga Palu.

Oskar menyebutkan, ribuan orang yang tinggal di kawasan ini terkubur hidup-hidup. Mereka tidak dapat menyelamatkan diri.

Pada saat gempa awal masyarakat mengungsi dan berkumpul di lapangan.

Namun saat gempa kedua kawasan ini berubah menjadi yang menakutkan.

Tanah menekuk bergelombang, dari rekahannya keluar lumpur lunak yang bergerak berputar-putar menggiling semua yang ada di atasnya.

"Tidak ada yang selamat, banyak saudara saya yang hilang," kata Nur Faidah.

Dia menggambarkan guncangan gempa yang terjadi seperti diaduk-aduk.

Lapisan tanah di dalam keluar menimbun lapisan atasnya, diputar dan digerakkan berulang-ulang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Balaroa Porak Poranda Pasca-gempa, Ribuan Orang Masih Tertimbun Lumpur".
Penulis : Kontributor Gorontalo, Rosyid A Azhar

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved