Sejarah Flyover Grogol Hingga Jadi Hunian Para PMKS      

‎Pantauan wartawan TribunJakarta.com, terlihat puluhan PMKS yang sedang tertidur di kolong flyover tersebut dengan menggunakan terpal bekas.

Sejarah Flyover Grogol Hingga Jadi Hunian Para PMKS       
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Para PMKS tinggal di kolong flyover Grogol, Jakarta Barat, Rabu (3/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Kolong Flyover Grogol, Jakarta Barat menjadi hunian bagi para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Teduhnya kolong flyover tersebut dijadikan celah bagi mereka yang tak mampu menyewa hunian layak untuk bertahan dari kerasnya ibu kota.

‎Pantauan wartawan TribunJakarta.com, terlihat puluhan PMKS yang sedang tertidur di kolong flyover tersebut dengan menggunakan terpal bekas.

Tak ada perabotan apapun yang dimiliki mereka. Tumpukan pakaian mer‎eka hanya terlihat beberapa saja dan diletakan diatas tempat mereka tidur.

Selain itu, ada pula para tukang gali yang menjadikan kolong flyover itu sebagai hunian mereka.

Waluyo (48) seorang tukang gali yang tinggal di kolong flyover tersebut menceritakan sejarah keberadaan orang-orang yang tinggal di tempat ini.

Dikatakannya, orang yang pertama kali tinggal dibawah flyover ini adalah para tukang gali ‎yang sedang merantau ke Jakarta.

Waluyo mengatakan dirinya yang berasal dari Brebes, Jawa Tengah termasuk tukang gali yang pertama kali menempati kolong flyover tersebut.

"Itu sekitar tahun 1990-an, tukang gali itu kan pada merantau ke Jakarta buat cari kerjaan. Nah sambil nunggu objekan mereka itu tidur di sembarang tempat sampai akhirnya nemu kolong sini," kata Waluyo saat berbincang dengan TribunJakarta.com, Rabu (3/10/2018).

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved