Breaking News:

Polemik Ratna Sarumpaet

Sederet Politikus Ngaku Jadi Korban Ratna Sarumpaet, Budiman: Yang Berhak Bilang Warga Danau Toba

Budiman Sudjatmiko justru menyebut orang yang berhak dibilang korban kebohongan Ratna Sarumpaet adalah warga sekitar Danau Toba.

Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Wahyu Aji
YouTube
Budiman Sudjatmiko 

TRIBUNJAKARTA.COM - Politikus PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko menyindir beberapa elite politik yang mengaku menjadi korban kebohongan Ratna Sarumpaet.

Melalui cuitan di akun Twitternya, @budimandjatmiko, ia justru menyebut orang yang berhak dibilang korban kebohongan Ratna Sarumpaet adalah warga sekitar Danau Toba.

Sebab, uang operasi plastik kecantikan Ratna Sarumpaet diduga berasal dari rekening bantuan untuk korban KM Sinar Bangun di Danau Toba.

"Yang berhak bilang sebagai korban langsung RS (Ratna Sarumpaet) adalah warga sekitar Toba yang uang sumbangan untuk mereka diduga disalahgunakan RS untuk operasi kecantikan," tulisnya pada Sabtu (6/10/2018).

Lebih lanjut, 17 elite yang dilaporkan ke polisi itu disebut Budiman Sudjatmiko sebagai penipu yang gagal.

Ia juga menyebut elite tersebut bermental plastik.

"Ke-17 orang elite yang dilaporkan ke polisi itu penipu yg gagal. Penipu gagal mah bukan korban atuh..Manja bener kalian!" ujar politikus berusia 48 tahun itu.

"Rombongan penipu gagal kok ingin dianggap korban? Plastik banget mental kalian. Manja...," imbuhnya.

Pengakuan keluarga korban KM Sinar Bangun

Di samping itu, beberapa keluarga korban KM Sinar Bangun mengaku tak pernah tahu ada bantuan atau tidak dari Ratna Sarumpaet.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved