Pemkot Bekasi Bakal Keluarkan Perwal Kebut Operasionalisasi Trans Patriot

Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya mempercepat operasionalisasi moda transportasi massal bernama Trans Patriot.

Pemkot Bekasi Bakal Keluarkan Perwal Kebut Operasionalisasi Trans Patriot
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Halte Trans Patriot di kawasan Summarecon Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya mempercepat operasionalisasi moda transportasi massal bernama Trans Patriot.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, pihaknya telah berkonsultasi dengan bagian hukum, dimana ada tahapan yang harus dilalui sebelum operasionalisasi Trans Patriot berjalan.

Proses tersebut ialah pembuatan Peraturan Daerah (Perda) sebagai payung hukum dana operasional yang masuk ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selaku pihak yang rencananya akan menjalankan Trans Patriot.

"Oleh karena perdanya belum siap, nanti mudah-mudahan bisa kita lakukan keputusan Wali Kota sambil menunggu perda yang kemudian sedang dilanjutkan," kata Tri, di Pondok Gede, Senin (8/10/2018).

"Jadi pada saat perda itu sudah kita ajukan kepada yang terhormat (DPRD), nanti ditindak lanjuti dengan Perwal, nah mudah-mudahan ini menjadi salah satu kunci dalam menjalankan percepatan operasional Trans Patriot ini," tambah Tri.

BUMD yang dipercaya mengelola Trans Patriot sendiri yakni Perusahana Daerah Mitra Patriot (PDMP). Namun terkait adanya rekomendasi Kejaksaan Negeri yang menyatakan PDMP tidak layak mengelola Trans Patriot karena belum memenuhi kriteria profesional.

"Kan bisa saja bukan dia (PDMP) yang melakukan, tapi dia bisa menunjuk pada pihak ketiga untuk melakukan operasional itu," kata Tri.

Trans Patriot sendiri beroperasi dengan rute Terminal Bekasi - Harapan Indah, dan Terminal Bekasi - Kawasan Summarecon. Trans Patriot sendiri sebetulnya sudah dikenalkan kepada publik pada Desember 2017 lalu.

Namun sampai saat ini, angkutan massal yang digadang-gadang mirip Trans Jakarta itu belum juga beroperasi akibat terkendala gagal lelang operator.

Padahal, Pemkot Bekasi sudah membeli sembilan armada bus serta membangun sarana dan prasarana halte.

Penyandang Disabilitas dan Pendamping Gratis Menonton Pertandingan Asian Para Games 2018 di GBK

Disparbud DKI Segera Tagih Ratna Sarumpaet Kembalikan Ongkos ke Chile, Berikut Rinciannya

Satu-satunya Harta Tersisa, Pria Ini Bawa Rangka Motor Antik dari Reruntuhan Akibat Gempa

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota Bekasi berencana memasukkan operasional Trans Patriot ke dalam agenda 100 hari kerja pasapelantikan.

"100 hari kerja sudah di ekspose  kemarin, seperti Trans Patriot, lalu komunikasi dengan beberapa kepala daerah, kemudian peresmian Mal Pelayana Publik, mendengar suara rakyat kita akan road show ke Kelurahan dan Kecamatan di Kota Bekasi," kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Sabtu (22/9/2018) lalu.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved