Cerita Ketua RT Soal Sosok Mat Yunus yang Meninggal di Masjid Universitas Pancasila

Semasa hidupnya, Mat Yunus (54), dikenal sebagai sosok yang rajin membersihkan masjid.

Cerita Ketua RT Soal Sosok Mat Yunus yang Meninggal di Masjid Universitas Pancasila
TribunJakarta.com/ Dwi Putra Kesuma
Ramdani (54) Ketua RT 03 di kediaman Mat Yunus tinggal, pria tua yang ditemukan tewas di Masjid At-Taqwa Universitas Pancasila. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Semasa hidupnya, Mat Yunus (54), dikenal sebagai sosok yang rajin membersihkan masjid.

Diberitakan, Mat Yunus ditemukan tak bernyawa di dalam Kamar Mandi Masjid At-Taqwa pada Sabtu 6 Oktober 2018.

Ramdani (54) Ketua RT 03 di kediaman Mat Yunus tinggal menuturkan, almarhum dikenal warga sekitar sebagai sosok yang rajin dan pendiam.

"Dia mah rajin kalau di masjid nih misalnya masuk kamar mandi, tiba-tiba keluar udah bersih banget itu kamar mandinya," kata Ramdani di kediamannya di Jalan Asem Baris Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (9/10/2018).

Namun, sayangnya almarhum juga dikenal sebagai sosok yang cukup pendiam, dan jarang berkomunikasi dengan warga sekitar.

Karena sifat rajin Mat Yunus, Ramdani menuturkan banyak jamaah Masjid yang suka kepada almarhum semasa hidup.

Bahkan tak jarang, Mat Yunus pun kerap kali mendapatkan upah dari hasil jerih payahnya menyikat kotoran di lantai kamar mandi, atau pun ruang wudhu yang ada di masjid di lingkungannya.

Ramdani juga menuturkan, uang tunai sebesar Rp 1,3 juta lebih yang ditemukan di dekat jenazah Mat Yunus, diduga uang yang dikumpulkan almarhum dari jerih payahnya membersihkan Masjid.

Saksi Ratna Sarumpaet: Said Iqbal Dicecar 23 Pertanyaan, Keterangan Dokter Hingga 300 Advokat

Breaking News: Istri Indro Warkop Meninggal Dunia, Usai Setahun Berjuang Lawan Kanker Paru-paru

Pelapor Kasus Korupsi Diberi Penghargaan Hingga Ratusan Juta Rupiah

"Itu juga kayaknya uang yang ditemukan itu, hasil ngumpulin pemberian dari jamaah Masjid, tapi kasian keluarganya gak ada yang tahu itu uangnya dimana," jelas Ramdani pada TribunJakarta.com.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved