Gempa di Donggala

H+11 Penanganan Bencana di Sulteng, BNPB : 2.010 Orang Meninggal Dunia

Badan Nasional Penanggulangan Bencana, kembali melansir data terkini korban jiwa yang disebabkan oleh musibah gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu

Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Nawir Arsyad Akbar
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho terkait pembaruan informasi gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (9/10/2018). 

Laporan Wartawan TribubJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), kembali melansir data terkini korban jiwa yang disebabkan oleh musibah gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah dan wilayah terdampak lainnya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, hingga Selasa (9/10/2018) pukul 13.00 WIB, sebanyak 1.649 orang meninggal dunia di Kota Palu dan wilayah terdampak lainnya akibat gempa dan tsunami.

"Tercatat siang ini korban jiwa sebanyak 2.010 orang meninggal dunia. Yang tersebar di Kabupaten Donggala, Kota Palu, Parigi Moutong, dan Pasang Kayu," ujar Sutopo di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (9/10/2018).

Total 2.010 orang meninggal dunia, terdiri dari :
1. Kabupaten Donggala             : 171 orang meninggal dunia
2. Kota Palu                                  : 1.601 orang meninggal dunia
3. Sigi                                             : 222 orang meninggal dunia
4. Parigi Moutong                        : 15 orang meninggal dunia
5. Pasangkayu, Sulawesi Barat  : 1 orang

Sutopo menjelaskan bahwa 2.010 jenazah yang ditemukan dan diidentifikasi tersebut sudah dimakamkan di TPU Paboya, TPU Pantoloan, pemakaman keluarga, dan sejumlah TPU lain.

"Pencarian terus dilakukann dan pemakaman massal untuk semua jenazah sudah dilakukan. Termasuk warga negara Korea Selatan yang dimakamkan lewat pemakaman keluarga," ujar Sutopo.

Beredar Foto dan Video Kerusakan Gempa 5,2 SR di Palu dan 4,8 SR di Bulukumba, BNPB: Hoaks

BNPB Pastikan Korban Terdampak Likuefaksi di Sulteng Direlokasi

Kemenangan Persija Jakarta Dipersembahkan untuk Almarhum Haringga Sirila

Selain itu, saat ini korban luka berat dan ringan sebanyak 10.679 orang, yang dirawat di sejumlah rumah sakit yang berada di Kota Palu dan sekitarnya.

Sedangkan jumlah pengungsi bertambah dari data pada hari sebelumnya, yaitu sebanyak 82.775 orang, yang tersebar di wilayah Sulawesi Tengah dan di luar provinsi.

"Sedangkan korban hilang ada sebanyak 671 orang. Dan, 67.310 unit rumah rudak dan 20 unit fasilitas kesehatan rusak," ujar Sutopo.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved