Selain Saudara, Tersangka Pembunuh Pelajar di Depok Merupakan Kakak Kelas Korban

Didik menuturkan pelaku berniat merampas handphone Xiaomy korban dengan kekerasan saat melihat Akbar pulang

Selain Saudara, Tersangka Pembunuh Pelajar di Depok Merupakan Kakak Kelas Korban
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto saat menunjukkan pisau dapur yang digunakan pelaku di Mapolresta Depok, Selasa (9/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Tersangka pembunuhan Ali Akbar (14), Ahmad Rifai (19) alias Papay yang menurut ayah korban, Sumarno (48) merupakan keponakannya mengenyam pendidikan Sekolah Dasar di satu sekolah yang sama.

Hal ini disampaikan Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto saat memberi keterangan pers kepada wartawan di Mapolresta Depok.

"Dulu waktu pelaku masih sekolah ini di tingkat SD ini pelaku sempat satu sekolah. pelaku kelas 6, korban kelas 1 SD mereka saling mengenal," kata Didik di Mapolresta Depok, Selasa (9/10/2018).

Didik menuturkan pelaku berniat merampas handphone Xiaomy korban dengan kekerasan saat melihat Akbar pulang sekolah sembari memainkan handphone.

Menurutnya, Akbar yang tercatat sebagai pelajar kelas 3 satu MTs di Sawangan itu tak mampu memberikan perlawanan saat Papay menusuknya dengan pisau dapur.

Akibat Korsleting Listrik, Satu Rumah Terbakar di Ciracas

"Korban tidak melawan, karena fakta yang kita temukan pelaku melakukan kekerasan dulu sebelum merampas barang," ujarnya.

Akibat perbuatannya, Papay dijerat pasal berlapis, yakni pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan hingga berakibat kematian juncto pasal 338 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Nyawa.

Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana juncto Pasal 80 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

"Kita tersangkakan sebagai pembunuhan berencana dan pembunuhan anak. Karena pelaku sudah menyiapkan diri alat pisau untuk melakukan pembunuhan. Ancaman penjara di atas 10 tahun," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved