Breaking News:

Pencarian Buaya di Kali dekat Mal Mangga Dua Square Dilanjutkan Kembali

Pantauan TribunJakarta.com, petugas masih memantau apakah ada pergerakan di jaring perangkap yang telah dipasang sejak kemarin sore.

TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Petugas BKSDA DKI Jakarta, Nasum (kiri) dan petugas Polisi Hutan DKI Jakarta, Slamet, Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta dan Polisi Hutan (Polhut) DKI Jakarta kembali melakukan upaya penangkapan buaya yang berkeliaran di anak Kali Ciliwung, tepatnya di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara.

Adapun upaya penangkapan telah dilakukan sejak Selasa (9/10/2018) kemarin, dan petugas kembali mendatangi kali yang berada di dekat Mal Mangga Dua Square pada Rabu (10/10/2018) pagi ini.

Pantauan TribunJakarta.com, petugas masih memantau apakah ada pergerakan di jaring perangkap yang telah dipasang sejak kemarin sore.

Namun, hingga sekitar pukul 11.55 WIB, belum ada tanda-tanda kemunculan buaya di kali tersebut.

Menakar Peluang Keponakan Prabowo Jadi Wakil Gubernur DKI dan Prosedur Pembahasan di DPRD DKI

Tampil Gemilang di Thailand, Gede Widiade Bocorkan Peluang Ryuji Utomo Balik Perkuat Persija Jakarta

Akan tetapi, petugas sempat menerima laporan dari masyarakat bahwa buaya sempat terlihat pagi ini di kali tersebut.

"Upaya untuk hari ini, jadi memang dari kemarin kita pasang perangkap jaring dari sisi kanan sampai kiri. Tadi pagi masyarakat menemukan (buaya) seukuran satu meter, buaya senyulong. Tadi pagi masyarakat melihat terus lapor ke pihak kami. Ditemukan di bawah sini, di dekat jaring (buaya) lagi berjemur untuk memangsa burung," kata petugas BKSDA Jakarta, Nasum.

Nasum mengatakan, saat ini pihaknya masih memantau pergerakan di kali tersebut. Begitu pula pergerakan di jaring seluas 100 meter yang sudah dipasang sejak kemarin.

Menurut Nasum, petugas sempat pula mencoba mengangkat jaring, namun buaya belum tertangkap.

"Mudah-mudahan sejam kemudian kami cek kembali kita akan cek ulang, mudah-mudahan (buaya) bisa kita evakuasi," tandasnya.

Adapun buaya pertama kali ditemukan oleh seorang petugas UPK Badan Air pada Minggu (7/10/2018).

Buaya pertama kali dilihat saat petugas UPK Badan Air sedang membersihkan sampah dari kali itu.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved