Breaking News:

Aksi Dua Remaja Putri Gasak Kacamata di Margo City Terekam CCTV, Begini Cerita Akhirnya

Dalam keterangan disebutkan siapapun yang mengenali pelaku agar menghubungi Supervisor Area Sunglass Planet, MargoCity di nomor tertentu.

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta
Editor: Erik Sinaga

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Dua orang remaja putri dengan mudahnya menggasak dua kacamata yang dipajang di etalase konter kacamata Sunglass Planet, di pusat perbelanjaan MargoCity, di Jalan Margonda Raya, Depok.

Namun, aksi kedua remaja yang datang berkelompok itu berhasil terekam CCTV di pusat perbelanjaan tersebut.

Rekaman CCTV aksi dua remaja putri yang datang bersama 4 orang lainnya ke kios Sunglass Planet di Margocity Depok tersebut beredar luas di beberaa media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Di antaranya di akun facebook Info Depok yang dikirim oleh akun atas nama Hendra. Juga di instagram infodepok_id.

Beredarnya rekaman CCTV itu juga disertai tulisan atau keterangan yang menyebutkan bahwa dua kacamata yang dicuri dua remaja putri tersebut harganya masing-masing Rp 3 Juta sampai Rp 5 Juta.

Dalam keterangan disebutkan siapapun yang mengenali pelaku agar menghubungi Supervisor Area Sunglass Planet di nomor tertentu.

Keterangan juga mengatakan bahwa berdasarkan informasi Supervisor Area, para pelaku pencurian datang berkelompok di mana pelakunya ada yang remaja dan ada yang ibu-ibu.

Karenanya jika pelaku pencurian membaca pesan dan melihat rekaman CCTV yang beredar, disebutkan dalam keterangan itu bahwa masalah ini masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan sebelum ditindaklanjuti dengan dilaporkan ke kepolisian.

Dalam layar rekaman CCTV tertera bahwa tanggal dan waktu kejadian pencurian adalah 6 Oktober 2018 sekitar pukul 15.16.

Polisi minta pengelola lapor

Terkait video rekaman CCTV aksi pencurian kacamata oleh dua orang remaja putri di kios Sunglass Planet di Margocity, yang beredar di media sosial, Kepolisian Resort Kota (Polresta) Depok mengimbau pengelola dan penanggung jawab toko membuat laporan resmi ke polisi.

Hal itu dikatakan Paur Humas Polresta Depok Ipda Made Budi, Kamis (11/10/2018).

"Kami imbau pengelola toko sebagai korban membuat laporan resmi ke polisi. Sehingga keterangan pihak toko, menjadi dasar penyidikan bagi kami. Idealnya seperti itu," kata dia.

Diharapkan kata Made saat membuat laporan resmi, pengelola toko juga membawa barang bukti berupa rekaman CCTV yang kini sudah beredar di media sosial.

Sebelumnya Marketing Communication Manajer Margocity, Rani Fitriawati memastikan bahwa video rekaman aksi pencurian kacamata oleh dua remaja putri di kios Sunglass Planet di Margocity, yang beredar di media sosial, bukanlah hasil rekaman video dari CCTV milik pengelola mal atau Margocity.

Menurutnya rekaman video itu berasal dari CCTV milik tenant atau penyewa kios yang dipasang sendiri.

"Karena rekaman video itu bukan dari kami tetapi milik tenant yang memasangya sendiri. Sementara di unit setelah kami kordinasi dengan berbagai pihak, belum ada laporan dari tenant soal pencurian seperti yang ada di rekaman," kata Rani.

Sehingga kata dia pihaknya akan menanyakan dan berkordinasi langsung dengan tenant yang dimaksud.

Seperti diketahui dua orang remaja putri dengan mudah berhasil menggasak dua kacamata yang dipajang di etalase konter kacamata Sunglass Planet, di pusat perbelanjaan Margocity, di Jalan Margonda Raya, Depok.

Aksi kedua remaja yang datang berkelompok itu berhasil terekam CCTV toko dan kini beredar di media sosial.

Diantaranya di akun facebook Info Depok yang dikirim oleh akun atas nama Hendra. Juga di instagram dengan akun infodepok_id.

Beredarnya rekaman CCTV itu juga disertai tulisan atau keterangan yang menyebutkan bahwa dua kacamata yang dicuri harganya masing-masing Rp 3 Juta sampai Rp 5 Juta.

Dalam keterangan juga disebutkan siapapun yang mengenali pelaku agar menghubungi Supervisor Area Sunglass Planet di nomor tertentu. Selain itu dikatakan juga bahwa akibat pencurian tersebut, maka kerugian barang hilang dibebankan kepada SPG toko, yang saat itu bertugas menjaga di Sunglass Planet di Margocity.

Selain itu dalam keterangan juga disebutkan bahwa berdasarkan informasi Supervisor Area, dua remaja perempuan pelaku pencurian datang berkelompok ke sana. Dimana pelaku lainnya ada juga yang ibu-ibu.

Karenanya jika pelaku pencurian membaca pesan dan melihat rekaman CCTV yang beradar, dalam keterangan disebutkan bahwa masalah ini masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan, jika pelaku mengakui perbuatannya dan mengembalikan semua barang yang dicurinya.

Jika tidak, maka kasus ini disebutkan akan ditindaklanjuti oleh pihak Sunglass Planet dengan dilaporkan ke kepolisian.

Dalam video rekaman CCTV yang ada, tertera bahwa tanggal dan waktu kejadian pencurian adalah 6 Oktober 2018 sekitar pukul 15.16.

Aksi pencurian berawal saat enam orang perempuan, yang beberapa tampak masih remaja, datang ke depan konter toko Sunglass Planet.

Empat dari enam perempuan berada di depan etalase dimana sejumlah kacamata di pajang. Tanpa ragu salah seorang perempuan remaja diantara mereka, yang mengenakan hijab dan baju gelap serta celana panjang jins biru langsung mengambil satu kacamata yang dipajang di etalase.

Dengan membawa kacamata, remaja perempuan itu meninggalkn toko bersama satu rekannya.

Bersamaan dengan itu seorang remaja putri lainnya dengan rambut tergerai dan memegang botol air mineral juga mengambil satu kacamata dari etalase toko.

Ia sempat melihat ke arah sekelilingnya untuk memastikan tidak ada orang yang melihatnya mengambil kacamata. Karena merasa aman, remaja yang mengenakan kaos gelap dan celana jins biru itu menyusul rekannya pergi sambil membawa satu kacamata.

Semua perempuan yang tadi datang kemudian menjauh dari kios Sunglass Planet, kecuali satu orang perempuan yang tampak paling besar.

Perempuan itu mengenakan kaos lengan panjang dengan motif garis hitam putih dengan hijab gelap serta celana hitam.

Ia membawa tas warna putih yang menutupi perutnya dengan tali yang diselempangkan melingkari bahu.

Psikis Tertekan Karena Pesan Antijokowi, Oknum Guru Agama SMA 87 Jakarta Dinonaktifkan Sementara

Kasus Ratna Sarumpaet, Mahfud MD Sebut Amien Rais Bukan Target Untuk Jadi Tersangka

Antusias Tinggi Masyarakat Indonesia Saksikan Perlombaan Para Cycling di Velodrome

Warta Kota sempat mengirim pesan ke nomor Supervisor Area Sunglass Planet Margocity, yang tertera di keterangan pada link rekaman CCTV, Selasa malam.

Pesan yang dikirim untuk menanyakan apakah kasus pencurian ini akhirnya dilaporkan ke polisi atau diselesaikan dengan kekeluargaan.

Namun pihak Supervisor Area Sunglass Planet Margocity tidak memberi jawaban pasti. Menurutnya pihak manajemen perusahaan sudah merasa cukup dengan penyebarluasan informasi di media sosial atas kasus ini tanpa harus diberitakan.

"Malam Pak, untuk kasus pencurian di Sunglass Planet Depok, dari manajemen perusahaan merasa sudah cukup terkait informasi dan pemberitaan yang ada," katanya.

Namun saat kembali ditanyakan apakah kasus ini dilaporkan ke polisi atau tidak, ia menjawab terimakasih atas tawaran bantuan Warta Kota. (Budi Malau/WartaKota)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved