Gubernur Anies Minta Guru SMA yang Diduga Doktrin Pelajar Agar Anti Presiden Diberhentikan Sementara

"Tapi yang jelas dia di tarik dari interaksi dengan siswa sampai proses pendisiplinannya tuntas," kata Anies Baswedan.

Gubernur Anies Minta Guru SMA yang Diduga Doktrin Pelajar Agar Anti Presiden Diberhentikan Sementara
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada pihak sekolah agar guru yang diduga mendoktrin siswa anti Presiden Joko Widodo segera dihentikan sementara waktu dari proses mengajar di kelas.

"Kalau ada guru yang bermasalah dengan siswa tarik dari sekolah, tarik dari kelas. Sehingga ia tidak berada di kelas dulu. Tidak berinteraksi dengan siswa, ada proses pendisiplinan sehingga aman buat semua," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Anies menjelaskan, proses penghentian tersebut hanya dari proses mengajar saja.

Terkait dengan status kepegawaiannya, Anies menuturkan bahwa hal itu tak bisa diputuskan begitu saja.

"Ditarik segera, akan dihentikan dari mengajar dikelas, kalau status kepegawaian ada aturannya. Tapi yang jelas dia di tarik dari interaksi dengan siswa sampai proses pendisiplinannya tuntas," katanya.

Guru SMA Negeri 87 Minta Maaf kepada Presiden atas Dugaan Doktrin Murid Anti-Jokowi

Guru Agama SMA 87 sedang Mengajar Materi Jenazah saat Diduga Sebar Pesan Anti-Jokowi

Sebagai informasi, sebelumnya sosial media telah digegerkan dengan kabar seseorang yang mengaku orang tua murid. Dia menyebut bahwa anaknya dan siswa dari SMA Negeri 87 Jakarta Selatan lainnya dikumpulkan guru berinisial N di masjid sekolah.

Dimana, setelah itu kemudian guru tersebut menunjukan video gempa di Palu Sulawesi Tengah hingga bercerita kepada para siswa bahwa gempa Palu tersebut merupakan salah Jokowi.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved