Pilpres 2019

Mardani Sebut Prabowo Pemimpin 'Gentleman', Budiman Ungkit Aktivis 98 yang Hilang

Mardani Ali Sera sebut Prabowo Subianto pemimpin gentleman ketika berani meminta maaf ke publik atas kasus kebohongan Ratna Sarumpaet yang menyeretnya

Mardani Sebut Prabowo Pemimpin 'Gentleman', Budiman Ungkit Aktivis 98 yang Hilang
Tangkapan layar YouTube Najwa Shihab
Mardani Ali Sera yang mewakili tim kampanye Prabowo-Sandiaga Uno (kiri) dan Budiman Sudjatmiko yang mewakili tim kampanye Jokowi-Maruf Amin (kanan) dalam diskusi Mata Najwa, Rabu (10/10/2018) malam. 

Pilih Jokowi karena panggilan sejarah

Pada kesempatan yang sama, Budiman Sudjatmiko sebelumnya mengungkapkan alasan mengapa Jokowi layak dipilih di Pilpres 2019 mendatang.

Pria kelahiran tahun 1970 bahkan menganalogikannya dengan seorang mantri di Puskesmas Majenang.

"Jokowi adalah wajah tetangga kita, KH Ma'ruf Amin adalah kyai di langgar dan musala dekat rumah kita," imbuhnya.

Budiman menyatakan, sosok Jokowi mengingatkannya dengan seorang mantri di Puskemas Majenang, Cilacap.

"Yang bernama Pak Sulaiman hidup seorang single parents tapi merawat anaknya dengan baik," tuturnya.

"KH Ma'ruf Amin seorang kiai pesantren yang selalu mengajar ngaji kepada saya dan saya ingat betul jika dia marah karena saya salah tajwid," sambungnya.

Menurut Budiman, Jokowi dan KH Ma'ruf Amin merupakan cerminan tetangga di sekitar lingkungan.

"Tetapi oleh sejarah, seorang Jokowi dituntun untuk memimpin Indonesia," bebernya.

Amien Rais Korban Kebohongan Ratna, Sandiaga Uno Prihatin: Prabowo-Sandi yang Disasar

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Harap Kasus Guru Doktrin Siswa Anti-Jokowi Diusut Hingga Tuntas

Guru SMA Negeri 87 Minta Maaf kepada Presiden atas Dugaan Doktrin Murid Anti-Jokowi

"Diminta mengerjakan hal yang mustahil menurut ahli teori pembangunan dan transisi politik. Apa yang dikatakan mustahil itu? Pak Jokowi mengerjakan pekerjaan rumah yang harusnya dikerjakan rezim otoriter, yaitu membangun infrastruktur," lanjutnya.

Halaman
1234
Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved