Pilpres 2019

Mardani Sebut Prabowo Pemimpin 'Gentleman', Budiman Ungkit Aktivis 98 yang Hilang

Mardani Ali Sera sebut Prabowo Subianto pemimpin gentleman ketika berani meminta maaf ke publik atas kasus kebohongan Ratna Sarumpaet yang menyeretnya

Mardani Sebut Prabowo Pemimpin 'Gentleman', Budiman Ungkit Aktivis 98 yang Hilang
Tangkapan layar YouTube Najwa Shihab
Mardani Ali Sera yang mewakili tim kampanye Prabowo-Sandiaga Uno (kiri) dan Budiman Sudjatmiko yang mewakili tim kampanye Jokowi-Maruf Amin (kanan) dalam diskusi Mata Najwa, Rabu (10/10/2018) malam. 

Lalu, Budiman Sudjatmiko memberikan berbagai contoh rezim otoriter yang ada di dunia yang membangun infrasturktur, seperti rezim Hitler di Jerman membangun jalan tol dan China membangun jalan tol ribuan kilometer.

Menurut Budiman, bagi rezim tersebut mudah untuk membangun infrastruktur namun di sistem demokrasi seperti di Indonesia hal tersebut terkadang menyulitkan.

Namun, Jokowi telah membuktikan pembangunan infrastruktur tersebut.

“Ini menjungkirbalikkan teori-teori pembangunan atau politik, yang biasanya hadir dari klan politik atau dinasti. Namun berhasil membangun bangsa ini, dan jadi role model kepemimpinan,” tutur Budiman.

Budiman menyatakan, Jokowi dan KH Ma'ruf Amin bukanlah lahir dari orang tua yang terkenal sehingga mereka hanya membuat sejarah dengan namanya sendiri.

"Tapi itu kesempatan kita untuk membuat sejarah kita sendiri," ungkap Budiman.

Video bisa disaksikan di sini:

Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved