Video Potong Bebek Angsa PKI Unggahan Fadli Zon Diusut Polisi, Rian Ernest Apresiasi Polri

Politikus PSI, Rian Ernest diperiksa polisi sebagai pelapor terhadap Fadli Zon terkait video potong bebek angsa PKI.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Erik Sinaga
KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN // KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polisi memanggil politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest atas perkara unggahan video lagu 'potong bebek angsa PKI'.

Rian Ernest diperiksa sebagai pelapor terhadap Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon terkait unggahan video 'Potong Bebek Angsa PKI'.

Fadli Zon dilaporkan Rian Ernest dengan dugaan perkara tindak pidana Konflik Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) dan penyebaran berita bohong (hoaks).

Dikutip dari Kompas.com, Rian Ernest mengaku diminta kepolisian menjelaskan secara detail terkait unggahan video tersebut di akun twitter Fadli Zon.

video yang diunggah Fadli Zon sendiri memperlihatkan tiga orang laki-laki dan enam orang perempuan  menari dengan mengenakan topeng penguin.

Mereka menari diiringi lagu "Potong Bebek Angsa" dengan lirik yang sudah dimodifikasi dalam video yang diunggah Fadli Zon beberapa waktu lalu.

Konten tersebut yang dipermasalahkan olehnya.

Budiman Sudjatmiko Tantang Debat Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rocky Gerung hingga Dahnil Anzar

Dituduh Sebarkan Kebohongan Ratna Sarumpaet dan Dilaporkan ke Polisi, Fadli Zon Sebut Pengalihan Isu

Menurut Rian, konten video yang diunggah Fadli tersebut berpotensi mengganggu stabilitas politik.

Rian Ernest juga menilai, lirik dalam video tersebut mengganggu demokrasi di Indonesia dan berpotensi memecah-belah masyarakat.

"Dalam video tersebut ada lirik-lirik yang menurut saya itu berpotensi untuk membuat keresahan, menaikkan tensi di masyarakat, membuat keonaran dan menciptakan rasa tidak percaya kepada pemerintah," ucap dia seperti dikutip dari Kompas.com.

Saat diperiksa, Rian Ernest mengaku ditanya belasan pertanyaan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Jadi saya sebagai pelapor untuk kasus 'Potong Bebek Angsa' ini dipanggil yang sifatnya wawancara. Jadi tadi saya dikasih belasan pertanyaan," kata Rian di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Tak hanya itu, Rian Ernest juga ditanya alasan mengapa dirinya melaporkan video yang diunggah Fadli Zon itu.

"Saya diminta menjelaskan secara detail, saya tahu peristiwa postingan twitter itu kapan, lalu ditanyakan juga mengapa harus dilaporkan," ungkapnya.

Gara-gara Foto Fadli Zon Terbuai Cerita Bohong Ratna Sarumpaet, Puji Aktingnya Dahsyat

Kasus Ratna Sarumpaet, Mahfud MD Sebut Amien Rais Bukan Target Untuk Jadi Tersangka

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved