Bangunan Masjid Jami Pantoloan Tetap Kokoh Berdiri saat Tsunami Mengguncang Palu, Ini Faktanya

Tak ada satu pun terlihat kerusakan di bangunan masjid seperti bekas terjadi gempa dan tsunami yang terjadi di tempat itu

Bangunan Masjid Jami Pantoloan Tetap Kokoh Berdiri saat Tsunami Mengguncang Palu, Ini Faktanya
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Kondisi Masjid Jami Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah yang tetap utuh meski disekelilingnya bangunan hancur diterjang tsunami. 

Para jamaah pun langsung lari berhamburan keluar karena takut tertimpa bangunan.

‎Namun, sang muadzin tetap meneruskan kumandang adzannya hingga selesai baru kemudian lari keluar masjid.

‎"Saya waktu itu sedang ngambil air wudhu. Adzan itu belum selesai berkumandang tiba-tiba diguncang gempa," kata Alif ditemui di Masjid Jami Pantoloan, Sabtu (13/10/2018).

Alif menuturkan gempa itu membuat banyak jamaah yang berjatuhan ‎sampai terpental keluar pagar masjid.

Mereka pun terus berdoa dan melantunkan dzikir di tengah kepanikan yang terjadi.

"Waktu gempa sampai ada yang tersalto keluar sampai pagar. Semua orang berdzikir waktu gempa," ujarnya menceritakan saat-saat mencekam itu terjadi.

Alif menceritakan gelombang air tsunami yang begitu tinggi dan kencang itu sama sekali tak menyerang masjid tersebut. 

‎Bahkan, ia menyebut gelombang air yang setinggi pohon kelapa itu justru melompati masjid tersebut dan terbelah setelah melewati kubah masjid.

"Air laut tidak masuk ke masjid sama sekali. Bahkan, ke halaman masjid pun tidak masuk, tapi dia naik ke atas melompati kubah masjid ini," kata ‎Alif.

Melihat kejadian itu, Alif dan para jamaah yang ada di ‎masjid pun dibuat terpana.

Halaman
123
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved