Pilpres 2019

Novel Bamukmin Singgung Pilpres dan Masuk Surga, Sikap UAS Tegas

Ustaz Abdul Somad ogah komentari ceramah juru bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin yan oleh beberapa kalangan menganggapnya kontroversial.

Instagram/@ustadzabdulsomad
Ustaz Abdul Somad (kiri) dan gambar bocah SD. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ustaz Abdul Somad ogah komentari ceramah juru bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin yan oleh beberapa kalangan menganggapnya kontroversial.

Ucapan Novel Bamukmin yang kontroversial dan sempat dikomentari calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno adalah perihal pilihan di Pilpres 2019 dan mereka yang akan masuk surga. 

"Mau masuk surga? Cinta sama Allah? Cinta sama Rasulullah? Cinta sama Prabowo? Cinta sama Sandiaga Uno? Betul? Insya Allah masuk surga" ujar Novel Bamukmin di hadapan relawan Prabowo-Sandiaga di Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018).

Pendakwah asal Riau yang akrab disapa UAS ini mengaku enggan memberokan komentar atas ucapan Novel Bamukmin tersebut.

Ia menegaskan dirinya tidak berafiliasi dengan kelompok politik manapun di Pemilihan Presiden 2019.

"Saya tidak ada terkait dengan politik," ujar UAS di Rutan Klas 1 Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018).

Meski begitu, terkait dengan Pilpres 2019 mendatang, UAS berharap rakyat Indonesia mendapatkan pemimpin yang perhatian.

"Adapun terkait dengan politik kekuasaan kita berdoa supaya Allah memberikan pemimpin yang perhatian terhadap umat, itu saja," tegas UAS.

Pria yang pernah masuk ke dalam nominasi cawapres versi ijtima ulama ini menyarankan agar bangsa Indonesia berdoa agar diberikan pemimpin yang perhatian dan peduli.

Ia membebaskan pilihan pemimpin Indonesia kepada masyarakat.

"Kita ingin berdoa kepada Allah supada dapat pemimpin yang memiliki kepedulian dan perhatian. Semua Anak bangsa yang terbaik, kita pilih yang terbaik," ucap UAS.

Raih Lukisan

UAS memberikan tausyiah kepada warga binaan yang berada di Lapangan Dalam Rutan Kelas I Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018).

Selepas acara, UAS mendapatkan hadiah spesial berupa lukisan hasil karya warga binaan di Rutan Salemba.

Lukisan yang dihadiahkan kepada UAS bergambar pemandangan sawah dan sungai yang terdapat angsa serta petani yang duduk memandangi.

Lukisan untuk UAS diberikan oleh Direktur Ditjen PAS, Sri Puguh Budi Utami.

Cak Imin Nilai Prabowo Tak Paham Persoalan Sebut Pemerintahan Jokowi Jalankan Ekonomi Pembodohan

Idolakan Jokowi, Sutopo Purwo Nugroho Beberkan Alasannya: Beliau Sederhana, Selalu Berpikir Berbeda

Pria yang pernah masuk ke dalam nominasi cawapres versi Ijtima Ulama ini menilai para warga binaan perlu diperhatikan.

"Saya datang kemari hanya ingin memperhatikan. Salah satu sifat manusia ingin diperhatikan maka saudara kita ini," jelas UAS.

Dalam tausiyahnya, UAS mendoakan kepada warga binaan agar setelah menjalani masa kurungannya dapat kembali masyarakat, menjadi pribadi yang sukses.

Di akhir tausiyahnya, UAS mengajak para warga binaan untuk mendoakan korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Lukisan Bocah

Ustaz Abdul Somad (UAS) mendapatkan sebuah gambar disertai pesan dari seorang bocah berseragam sekolah dasar.

Gambar dan pesannya itu diunggah oleh UAS di akun Instagramnya, @ustadzabdulsomad, Rabu (10/10/2018).

Bocah tersebut menggambar sosok mirip UAS memakai peci, baju muslim putih dan sorban hijau.

Gambar itu dikirim bocah bernama M. Hafiz Khan, yang duduk di kelas dua sekolah dasar.

Hafiz menuliskan cita-citanya menjadi seorang ustaz.

Ia juga turut menyampaikan doa untuk UAS.

"Semoga ustad selalu dalam lindungan Allah," tulis Hafiz.

Gara-gara gambar tersebut, UAS teringat percakapan di masa lalu.

Pada keterangan foto tersebut, UAS menulis percakapannya dengan sosok cendekiawan bernama Prof. DR. Alaiddin Koto saat perjalanan pulang dari Pasir Pasir Pengaraian, Rokan Hulu, Riau.

Dalam percakapan tersebut, UAS sempat menyampaikan soal keputusasaan melihat dunia.

Ia pun mempertanyakan apalagi yang bisa diharapkan dari dunia ini ketika sudah terjadi banyak kekacauan.

"'Pak, saya udah putus asa melihat dunia ini. Hakim sebagai puncak keadilan, ternyata tertangkap menerima suap. Pendidik sebagai jantungnya intelektualitas, Pembantu Rektor tertangkap pesta narkoba dengan mahasiswi. Apa lagi yang diharapkan?'," tulisnya mengenang percakapan masa lalunya.

Ustaz Abdul Somad di Graha Raya, Demi Cegah Macet Petugas Adakan Contraflow

Soal Pilihan di Pilpres 2019, Ustaz Abdul Somad Imbau Begini

Ceramah di Tangerang, Ustaz Abdul Somad: Saya Disuruh Jadi Wakil Presiden Saja Tidak Mau

Sang profesor pun menjawab, bahwa Samad, yang merupakan panggilannya, akan memelihara dan menjaga orang-orang tersebut.

"'Ada, pucuk-pucuk hijau. Samad akan jaga dan pelihara mereka. Mereka yang akan memimpin dunia ini di masa akan datang," begitu kata Prof. DR. Alaiddin Koto dalam perjalanan pulang dari Pasir Pengaraian'," tulis ustaz berusia 41 tahun itu.

Terkait gambar yang diberikan bocah tersebut, yang tiba-tiba mengingatkannya akan percakapan masa lalunya, UAS melihat Hafiz sebagai bocah yang tulus, tanpa kepentingan apapun.

"Apa yang beliau katakan beberapa tahun lalu itu teringat kembali saat anak kecil berseragam SD menyerahkan tulisan dan gambar ini. Mereka tulus, tak ada kepentingan," tandasnya.

ustadzabdulsomad
instagram.com/ustadzabdulsomad

Unggahan cerita masa lalu tersebut mendapat respon dari warganet.

Banyak warganet yang mendoakan keselamatan dan perjuangan UAS dalam berdakwah kedepannya.

"Semoga sehat selalu dan diberi kemudahan dan kelancaran dalam urusan dakwah nya yaa Ustadz. Aamiin yaa robbal 'alaamin," tulis warganet.

"Semoga ttp dalam lindungan Allah ustadzh...moga Allah tambah hidayah dan petunjukNYA...Allah tambah ketaqwaan dan kesabarannya...Allah tambah ilmu dan kecerdasannya..Allah cukupkan segala kebutuhan ustadzh dan Allah sehatkan ustadzh zahir dan batin bersama keluarga2nya....Aamiiiin," timpal warganet lain.

"Kalau bpk putus asa....gmn dg kmi...bpk adlh panutan kmi...terus brjuang pak...suarakan kbenaran...disaat yg lain diam demi suatu kpentingan...bpk hrs berani...sampaikan mana yg benar mana yg salah....Allah bersamamu pak...Aamiin," ungkap warganet lain.

"Maa syaa Allah.. semoga kita salah satu hamba Allah yg diberikan keturunan "pucuk - pucuk hijau" tersebut. Aamiin Allahumma Aamiin," tulis warganet lainnya.

Ustaz Abdul Somad Ajak Jamaah Pilih Anggota Legislatif yang Bisa Salurkan Aspirasi Rakyat

Kesaksian Sang Adik Saat Video Ustaz Abdul Somad Didekatkan ke Telinga Kakak Syahrini

Di Balik Batalnya Ceramah Karena Dugaan Intimidasi,Ustadz Abdul Somad:Kita Ngajinya Tentang Kematian

Follow:

 

Tidak mau jadi wakil presiden

Kendati begitu, UAS mengaku tak mau terjun ke politik praktis.

Hal itu sempat UAS singgung saat berceramah di Masjid Raya Al Azhom, Tangerang pada Jumat (28/9/2018) malam.

Dalam ceramahnya yang berdurasi sekira 90 menit tersebut, Abdul Somad menyampaikan pendapatnya di depan ratusan jemaahnya di Masjid Raya Al Azhom Tangerang.

"Itu Ustaz Somad sebut-sebut politik mau nyaleg kali ya?" sambung dia.

Ia melanjutkan ceramahnya dengan berzikir dan mengelus dada, terlihat dari layar besar yang tersedia di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

"Boro-boro, saya disuruh jadi wakil presiden saja tidak mau," ujar Somad yang diikuti tepuk tangan dan sorak jemaah.

 Jemaah Meluber Hingga Duduk di Jalan Raya Menunggu Kedatangan Ustaz Abdul Somad

 Safari Dakwah Ustaz Abdul Somad Digelar, Camat Kembangan akan Sediakan Layar Lebar

Ustaz Abdul Somad pun menyudahkan ceramahnya sekira pukul 22.15 WIB dengan memberikan salam damai kepada Kota Tangerang.

Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved