Breaking News:

Kasus Korupsi

Reaksi Mantan Hakim Asep Iwan Iriawan Soal Pemerintah Beri Hadiah Rp 200 Juta Bagi Pelapor Korupsi

Mantan Hakim Asep Iwan Irawan bereaksi ketika pemerintah sediakan hadiah Rp 200 Juta bagi pelapor korupsi.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Wahyu Aji
YouTube/Kompas TV
Mantan Hakim Asep Iriawan 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mantan Hakim, Asep Iwan Iriawan angkat bicara komentar terkait hadiah Rp 200 juta bagi pelapor korupsi.

Hal tersebut dikatakannya saat menjadi narasumber di Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV pada Minggu (14/10/2018).

Asep menyatakan, tersedianya hadiah tersebut merupakan perintah undang-undang.

"Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, didalamnya membahas peran serta masyarakat dalam rangka mencegah korupsi," tuturnya.

"Peraturan itu kemudian diatur Peraturan Pemerintah No 7 Tahun 2000, sekarang sama Pak Jokowi diperbaharui dengan adanya reward," sambungnya.

Asep menegaskan, adanya hadiah tersebut berarti peran masyarakat harus ditingkatkan.

"Ini kan bukan untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ini untuk penegak hukum lainnya seperti kepolisian," tegasnya.

Asep mengutarakan, bagi pelapor dugaan tindakan korupsi tak perlu lihat nominal uang yang akan diberikan karena hal tersebut ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi.

"Ketika si A melakukan korupsi maka pelapornya harus jelas, tindak pidananya harus jelas dan buktinya juga jelas," ucapnya.

Meski demikian, Asep menyatakan, adanya kebijakan ini menandakan jika Presiden Jokowi bertindak serius atas kejahatan ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved